Jumat, 21 September 2018
Wakil Ketua I bidang penerimaan dan pengumpulan zakat, Baznas Pandeglang sedang sosialisasi zakat profesi di lingkungan OPD Pandeglang.*

Zakat Profesi, Baznas Roadshow ke OPD

Memasuki awal tahun 2018, para pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pandeglang roadshow ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Kegiatan tersebut untuk menjalin kemitraan dan menyosialisasikan zakat profesi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pandeglang. Hari kedua roadshow, pengurus Baznas berkunjung ke Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah dan Aset (DPKA). Kunjungan tersebut untuk menyampaikan tentang zakat profesi yang akan dikenakan bagi para ASN.

Wakil Ketua Bidang Penerimaan dan Pengumpulan Zakat, Baznas Pandeglang, HM.Acang mengatakan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama tiga bulan terhitung Januari hingga Maret tahun ini. “Pertama, kita sampaikan soal sosialisasi zakat profesi, infaq dan sedekah. Untuk zakat profesi dikenakan bagi ASN yang nilai pendapatannya atau besaran gajinya sudah mencapai Rp 3.800.000. Bagi ASN yang belum layak membayar zakat profesi bisa membayar infaq dan sedekah. Tapi sebelumnya mereka diminta kesiapannya dengan lampiran kesiapan membayar zakat,” ujar HM.Acang kepada Kabar Banten, Senin (19/2/2018).

Ia mengatakan, penerapan zakat profesi tahun ini sesuai dengan surat edaran bupati dan sekda. Tujuannya meningkatkan kesadaran ASN untuk berzakat. ”Kami optimistis, pendapatan zakat tahun ini bisa meningkat. Hasil zakat akan didistribusikan bagi fakir miskin, yatim piatu dan orang-orang yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain itu, Baznas mengucapkan terima kasih ke bupati dan jajarannya yang sudah peduli terhadap Baznas. Karena Baznas merupakan badan penyalur zakat untuk masyarakat. “Kami bersyukur, pemerintah antusias menyambut kehadiran Baznas saat roadshow. Para OPD menilai positif dengan penerapan zakat profesi untuk kepentingan umat,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Pandeglang, H.Aah Wahid Maulany membenarkan awal tahun ini Baznas sedang roadshow ke OPD. Kegiatan ini sebagai upaya menindaklanjuti surat edaran bupati dan sekda soal penerapan zakat profesi bagi ASN. “‘Mudah-mudahan, tahun ini pendapatan Baznas meningkat. Dana hasil penerimaan zakat tersebut langsung didistribusikan bagi fakir miskin, yatim piatu dan orang-orang yang membutuhkan. Kemarin kita sudah distribusikan bantuan untuk sarana keagamaan dan masyarakat tidak mampu,” ucapnya.

Anggota Komisi II DPRD Pandeglang dari Fraksi PPP, Hj. Ida Hamidah menyambut baik langkah Baznas roadshow untuk menyosialisasikan zakat profesi ASN. Karena tahun ini akan diterapkan zakat profesi bagi ASN di lingkungan Pemkab Pandeglang. “Paling tidak OPD memahami peran Baznas dan manfaatnya penerapan zakat profesi bagi ASN,” tuturnya. (TB. A. Turmahdi)***


Sekilas Info

Pemkab Pandeglang Diminta Transparansi Publik

PANDEGLANG, KB.- Massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pandeglang berunjuk rasa di depan Gedung Setda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *