Zakat di UPZ Sekretariat DPRD Banten Capai Rp 450 Juta

SERANG, (KB).- Pengumpulan zakat dari Sekretariat DPRD Banten ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banten pada 2018 mencapai Rp 450 juta. Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp 400 juta.

Kepala Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Sekretariat DPRD Banten, Tubagus A Khatib mengatakan, zakat yang dikumpulkan Sekretariat DPRD Banten berasal dari anggota DPRD Banten dan ASN di sekretariat.

“Tahun ini (zakat dari Sekretariat DPRD Banten) meningkat menjadi hampir setengah miliar,” katanya saat ditemui di sela-sela bakti sosial di Gedung Serba Guna Sekretariat DPRD Banten, Curug, Kota Serang, Kamis (20/12/2018).

Zakat tersebut dikumpulkan dengan cara pemotongan langsung oleh Baznas Banten setiap ASN dan anggota DPRD Banten menerima gaji. “Kami (UPZ Sekretariat DPRD Banten) enggak pegang uangnya, tapi langsung dipotong Baznas (Banten). Baznas Banten kemudian memberikan 30 persen (dari nilai zakat yang dikumpulkan) untuk dibagikan di sini (Sekretariat DPRD Banten),” ujarnya.

Selanjutnya, dana zakat tersebut, dikemas dengan berbagai program yang diarahkan untuk para mustahik di Lingkungan DPRD Banten atau warga sekitar Sekretariat DPRD Banten. Salah satunya dengan kegiatan bakti sosial tersebut. Rangkaian acaranya, yaitu sunatan massal untuk 50 orang, santunan kepada 65 yatim dan 15 orang jompo, serta donor darah.

“Sunatan massal itu untuk orang tidak mampu, ini ada anak-anak pegawai Sekretariat DPRD Banten, misalnya anak cleaning service, anak satpam, anak honorer, juga masyarakat sekitar Lingkungan Sekretariat DPRD Banten,” ucapnya.

Selain itu, ada juga program rutin lain yang dilaksanakan, di antaranya program beasiswa untuk anak satpam dan cleaning service yang mendapat rangking 3 besar di sekolahnya. Kemudian, ada juga bantuan insidentil untuk anak tidak mampu. “Selain itu, kami juga sering mengadakan pembagian sembako ke anak-anak cleaning service dalam maupun luar,” tuturnya.

Ia menargetkan, pengumpulan zakat dari Sekretariat DPRD Banten terus meningkat setiap tahunnya. Hal tersebut seiring dengan naiknya gaji dan tunjangan ASN. “Kedua target saya mudah-mudahan pengusaha yang dapat proyek di Setwan, itu juga bayar zakatnya ke Baznas Provinsi (Banten), sehingga nanti hak mustahik bisa kami salurkan di sini,” katanya.

Sekretaris DPRD Banten, E A Deni Hermawan menuturkan, program yang digulirkan oleh UPZ merupakan bentuk perhatian unsur di Sekretariat DPRD Banten. Dana yang digunakan murni diambil dari hak mustahik di Lingkungan Sekretariat DPRD Banten.

“Jadi, kami selalu terbuka berapa jumlah yang didapat, kemudian kami laporkan ke Baznas dan berapa yang kami distribusikan pada kegiatan hari ini. Jadi, seluruhnya kami kembalikan kepada masyarakat yang memang dipandang berhak untuk mendapatkan zakat,” ujarnya.

Ia berharap, masyarakat yang belum mendapatkan program zakat dari Sekretariat DPRD Banten bisa mengikuti program tahun berikutnya. “Sekretariat DPRD Banten juga lima kali dapat penghargaan terbaik dari Baznas Banten kategori pengelolaan dan distribusi serta pengumpul zakat terbanyak tingkat Provinsi Banten,” ucapnya. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here