Rabu, 26 September 2018

Zaenal Abidin Mundur dari Jabatan Pelatih Perserang

SERANG, (KB).- Zaenal Abidin secara resmi mengundurkan diri dari jabatan Pelatih Perserang, Jumat (25/5/2018). Mundurnya Zaenal Abidin sebagai pelatih klub berjuluk Laskar Singandaru pada awal musim 2018 kompetisi Liga 2 Indonesia tersebut dibenarkan oleh manajemen Perserang.

Manajer Perserang, Babay Karnawi mengatakan Zaenal telah resmi mengundurkan diri dari kursi kepelatihan sejak Jumat (25/5/2018) lalu. Tak hanya itu, dua staf kepelatihan Perserang pun melakukan hal yang sama.

“Coach Zaenal Abidin mengundurkan diri dari Perserang. Selain itu, dua asisten pelatih Khamid Mulyono dan pelatih fisik Tito Agung Setiawan,” kata Babay.

Babay menjelaskan, Zaenal dan tim pelatih mengundurkan diri karena alasan yang bersifat teknis. Langkah itu diambil untuk kebaikan bersama, baik untuk para anggota tim pelatih, pemain maupun Perserang sebagai klub.

“Ini adalah langkah yang paling bijak, dan mudah-mudahan menjadi keputusan terbaik untuk memenuhi target Perserang menembus Liga,” ucap pria yang kerap disapa Jibay itu.

Sementara, Ketua Umum Perserang, Pilar Saga Ichsan mengapresiasi atas dedikasi Zaenal Abidin di Perserang. Menurutnya, Zaenal sudah bekerja sangat baik selama membesut Perserang, tetapi kerja sama itu harus berakhir demi kepentingan yang lebih besar.

“Perserang menghaturkan terima kasih sebesar-besarnya kepada coach Zaenal Abidin. Kami berharap kesuksesan dan karir yang lebih baik, untuk beliau dan para asisten lainnya di masa depan,” kata Pilar.

Sementara itu, Zaenal Abidin mengatakan sebenarnya dirinya telah mengajukan pengunduran diri sejak Perserang berhadapan melawan Persik Kendal, yang saat itu Perserang berhasil menang dengan skor 2-1. Hanya saja, manajemen masih menahannya untuk berada di Perserang.

“Sebenarnya pamit itu sudah saya ajukan sejak lawan Persik Kendal menang. Malamnya saya minta semua mengevaluasi proses tim. Setelah itu saya minta pamit demi Perserang lebih baik, tapi bang Pilar tidak setuju kalau saya pamit, karena beliau saya pada saat itu masih terus bersama tim sampai kita main lagi melawan Batang dan Solo,” ucapnya.

Ia menambahkan setelah pertandingan melawan Solo, dirinya kembali mengajukan pengunduran diri dan saat itu dirinya dipersilahkan untuk mengundurkan diri.

“Ya selesai evaluasi tim, saya merasa saatnya saya pamit untuk klub lebih baik lagi. Saya akan kembali mengajar kepelatihan lisensi D dan C di PSSI. Apalagi sekarang sedang sibuknya PSSI menargetkan banyak pelatih baru, jadi saya mau fokus mengajar kembali lisensi kepelatihan,” tuturnya.

Diketahui, selama menukangi Perserang sejak tahun 2017 Zaenal Abidin membawa Perserang bertahan di Liga 2 Indonesia melalui jalur Play Off, setelah pada putaran penyisihan grup Perserang menduduki peringkat 3 klasemen akhir.

Pada kompetisi tahun ini, Zaenal telah melakoni 5 pertandingan bersama Perserang, dengan hasil 1 kali menang, 2 kali seri dan 2 kali kalah. Saat ini Perserang tertahan di posisi 10 klasemen grup barat dengan raihan poin 5. (YA)*


Sekilas Info

O2SN Sekolah Dasar, Banten Juara Satu Cabor Karate

SERANG, (KB).- Prestasi gemilang ditorehkan oleh delegasi Banten dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat sekolah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *