YBM BRI Luncurkan Program PKUR Di Banten

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten Enong Suhaeti didampingi Pimpinan BRI Kanwil Jakarta 3 Dedi Sunardi dan Sekda Kabupaten Serang Tb Entus Mahmud foto bersama penerima bantuan program PKUR, di gedung PKPRI Kota Serang, Senin (24/6/2019).*


SERANG, (KB).- Dalam rangka meningkatkan ekonomi kerakyatan, Yayasan Baitul Maal (YBM) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Wilayah (Kanwil) Jakarta 3 meluncurkan program Peningkatan Keterampilan Usaha Rakyat (PKUR) tahun 2018 dan 2019 di Gedung Persatuan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Cigabus, Kota Serang, Senin (24/6/2019).

Pimpinan sekaligus Pembina YBM BRI Dedi Sunardi mengatakan, program PKUR tersebut bertujuan untuk membantu mengentaskan angka kemiskinan yang ada di wilayah Jakarta 3 atau Banten. “Tentu kami sangat bahagia dengan hal tersebut. Kami bisa membantu masyarakat dan juga mengentaskan kemiskinan di Banten,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa dana yang digunakan tersebut merupakan dana zakat dari para karyawan BRI yang kemudian disalurkan kepada penerima zakat atau mustahik. Dana yang dikumpulkan dan diberikan langsung kepada penerima itu juga dimanfaatkan untuk membuka usaha dalam rangka mensejahterakan ekonomi mereka.

“Ini benar-benar dibuktikan, zakat yang berasal dari para karyawan sangat bermanfaat. Apa yang kami salurkan melalui baitul maal bisa betul-betul menyentuh penerima dan meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Saya sebagai karyawan merasa sangat bahagia,” ujar Dedi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Tb Entus Mahmud Sahiri mewakili Bupati Serang menyambut baik program tersebut. Menurutnya program ini sangatlah baik dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang baru memulai usaha. 

“Memang mereka ini membutuhkan bantuan untuk memulai usaha. Tentu saja ini dapat membuat mereka menjadi mandiri. Sehingga, mereka bisa membuka usaha, dan sejahtera. Khususnya di Kabupaten Serang ini cukup banyak masyarakat yang kurang mampu,” katanya.

Ia mengatakan, program ini patut dicontoh oleh perusahaan lainnya terutama Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Ini salah satu bentuk dukungan serta kepedulian dari perusahaan kepada masyarakat. Selain itu, program ini juga membantu kami pemerintah daerah dalam mensejahterakan masyarakat,” ujar Entus.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten Enong Suhaeti. Mewakili Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Enong mengatakan, program tersebut diharapkan dapat membantu menekan angka kemiskinan dan pengangguran di Banten.

“Kami Pemprov Banten tentu memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas diluncurkannya program PKUR tersebut. Karena dengan ini, masyarakat tidak hanya terbantu dalam memenuhi kebutuhan. Akan tetapi bisa membuka usaha dan lapangan kerja. Ini juga bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain, terutama BUMD,” ujar Enong.

Dalam kegiatan tersebut, selain meluncurkan program PKUR, YBM BRI juga mengelar pameran dan bazar produk dari hasil para kelompok kerja dibawah binaan YBM BRI. Kemudian, baitul maal BRI memberikan bantuan kepada empat kelompok kerja binaan yaitu kelompok produksi Emping Menes Kabupaten Pandeglang sebesar Rp 67.950.000, kelompok Budidaya Buncis Banjarsari Kabupaten Lebak sebesar Rp 75.750.000, kelompok Budidaya Ayam Petelur Sukamanah Kabupaten Serang sebesar Rp 71.450.000, serta kelompok Budidaya Itik Petelur Desa Muncung Kabupaten Tangerang sebesar Rp 74.041.000. (Rizki Putri/KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here