Yayasan Pikiran Rakyat Serahkan Bantuan Pemulihan Pasca Tsunami ke Banten dan Lampung

Pengurus Yayasan Pikiran Rakyat Meiwansyah Sinaga menyerahkan bantuan kepada korban tsunami Selat Sunda di Pandeglang, Rabu (10/4/2019).

SERANG, (KB).- Yayasan Pikiran Rakyat menyerahkan bantuan pasca bencana (recovery) kepada korban bencana tsunami Selat Sunda melalui Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (LAZ Harfa) Banten, Selasa (9/4/2019) di Kantor Perwakilan LAZ Harfa, Jalan Ciwaru Raya, Kota Serang.

Bantuan tersebut bersumber dari donasi para pembaca Harian Umum (HU) Pikiran Rakyat (PR) melalui Dompet Kemanusiaan Pikiran Rakyat yang berhasil mengumpulkan dana sebesar lebih dari Rp 688 juta.

Dana bantuan kemanusiaan itu dibagi menjadi dua, yaitu Rp 500 juta disumbangkan untuk korban tsunami Selat Sunda di Pandeglang-Banten, dan Rp 188 juta untuk korban tsunami Selat Sunda di Lampung.

“Pembagian bantuan ini sesuai dengan keinginan para donatur dari Dompet Kemanusiaan Pikiran Rakyat. Jadi, pengumpulan dana kemanusiaan ini juga terpisah. Ada bantuan untuk Banten, dan ada juga untuk Lampung,” kata Ketua Yayasan Pikiran Rakyat HM Baedarus.

Ia mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan amanat dari para donatur untuk membantu proses pemulihan pasca bencana tsunami di Selat Sunda, pada Desember 2018 lalu.

“Bantuan ini diberikan untuk pemulihan pasca bencana atau recovery. Ini juga adalah amanat dari para donatur pembaca Pikiran Rakyat yang dengan sukarela memberikan bantuan. Oleh karena itu, kami sampaikan langsung ke Banten dan Lampung,” ujarnya.

Setelah memberikan bantuan ke Banten, HM Baedarus beserta rombongan langsung melanjutkan perjalanan ke Lampung untuk menyerahkan bantuan tersebut.

Sementara, Manager Program Latihan LAZ Harfa Banten Imam Hidayat mengatakan, ada lima titik yang menjadi fokus dalam pemulihan pasca bencana. “Ada lima titik yang kami fokuskan untuk program recovery ini. Salah satunya di Cinangka Kabupaten Serang, dan Pandeglang yang paling banyak,” ucapnya.

Selain itu, LAZ Harfa juga memiliki program khusus dalam membantu pemulihan pasca bencana. Seperti perbaikan dan pembuatan perahu nelayan, Kajian Bareng Nelayan (Kabayan), Kelompok Keuangan Mikro, Trauma Healing untuk dewasa dan anak, Pendampingan Psikologi, Sosialisai PRB (Penanggulangan Resiko Bencana), Sanitasi dan Air Bersih, serta makanan siap saji.

Sebelumnya ia mengatakan, Yayasan Pikiran Rakyat juga telah menyumbangkan pakaian layak pakai, makanan siap saji, dan sejumlah uang melalui LAZ Harfa. “Sebelumnya memang telah memberikan bantuan juga berupa pakaian, dan lainnya. Hari ini kembali memberikan bantuan untuk membantu pemulihan pasca bencana,” katanya.

Selain memberikan bantuan ke Banten, Yayasan Pikiran Rakyat juga telah menyerahkan bantuan ke Palu sebesar Rp 3,9 miliar, kemudian Nusa Tenggara Barat (NTB) sebesar Rp 2,2 miliar. Semua dana tersebut berasal dari donasi pembaca HU Pikiran Rakyat. (Rizki Putri)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here