Woodball Banten Siap ke Kejuaraan Dunia

Atlet Woodball Banten sedang berlatih dalam persiapan kejuaraan dunia.*

SERANG, (KB).- Tim woodball Banten akan bertempur pada kejuaraan dunia pada World Cup Woodball di Malaysia pada 24-30 Juli, lalu ASEAN Beach Game (ABG) pada 28 November sampai 6 Desember, di Cina.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Indonesia Wood Ball Association (IWBA) Banten, Suhendar Wijaya. Ia mengatakan, atletnya sudah melakukan persiapan penuh untuk bertanding di semua nomor, yang dipertandingkan pada dua kejuaraan kelas internasional tersebut.

“Memang kekuatan kami di Banten berkat 4 orang atlet kami yang masuk timnas woodball, yaitu Aris Sumaryanto, Ahmad Fakih, M. Kadiq di kategori putra dan Elva Selviana kategori putri. Keempat orang inilah yang mempengaruhi tim woodball Banten sampai bisa mengikuti ke kejuaraan dunia,” ucapnya, Rabu (1/4/2020).

Suhendar menyampaikan, pihaknya nanti akan membawa full tim dan mempersiapkan disemua kategori dan nomor.

“Kami akan bawa 6 putra dan 6 putri, dan mengikuti di 14 nomor pada Wordcup Malaysia, dan ABG 8 nomor. Tapi, peluang yang mungkin bisa didapatkan hanya sekitar setengahnya saja, seperti single stroke, double stroke, tim stroke, dan double mix stroke. Karena mengingat peluang kami dalam mengukur lawannya,” katanya kepada Kabar Banten.

Berbicara target, Suhendar tak muluk-muluk, yakni minimal 1 emas bisa dibawa pulang dari dua kejuaraan tersebut.

“Walaupun kami atas nama tim woodball Banten, bukan Timnas. Tapi tetap nama Indonesia lah yang akan dipertaruhkan, ditambah lagi kami juga sedang mempersiapkan dalam PON Papua nantinya,” ujarnya.

Suhendar berharap, dengan adanya target ke depan di kejuaraan woodball skala internasional ini, pemainnya dapat pengalaman yang berharga.

“Tujuan utama selain kemenangan pastinya pengalaman. Apalagi kami woodball terbilang cabang olah raga baru di Indonesia umumnya, dan Banten khususnya. Ya harapannya semoga ke depan kami bisa fokus penuh, dan semua mala bahaya yang sedang terjadi seperti virus corona ini cepat berlalu,” tuturnya.

Suhendar mengungkapkan, alasan atletnya tidak diliburkan karena memang rata-rata seluruh atletnya berasal dari tempat latihannya, yakni Tangerang Selatan.

“Bukannya kami tidak meliburkan, ya lokasi rumah mereka masing-masing itu berdekatan dengan tempat latihan yang sudah kami sediakan. Walaupun gak semuanya juga,” ucapnya. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here