Rabu, 16 Januari 2019

Wisata Pantai Gratis di Anyer Perlahan Hilang

KEINDAHAN Pantai Anyer yang secara letak geografis berada di Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten sudah tak diragukan lagi. Wajar jika destinasi wisata yang memiliki pantai putih satu ini, menjadi salah satu andalan di Banten. Kawasan Pantai Anyer merupakan kawasan yang sangat dinamis. Berbagai ekosistem hidup di sana dan saling mempunyai keterkaitan satu dengan yang lainnya.

Pantai Anyer bukanlah pantai tunggal, melainkan kumpulan pantai-pantai yang membentang di sepanjang kawasan Anyer. Sehingga, banyak pilihan bagi wisatawan untuk berkunjung ke sana. Setidaknya, ada tujuh pantai yang ada di satu garis Pantai Anyer, antara lain Sambolo, Marbella, Cibeureum, Marina, Pasir Putih Florida, Karang Bolong, Karang Suraga dan masih banyak pantai lainnya yang memiliki keunikannya masing-masing.

Namun, dari berbagai keindahan wisata alam yang disuguhkan Pantai Anyer, untuk mendapatkan wisata gratis saat ini cukuplah sulit. Sebab, banyak garis pantai yang mayoritas dikuasai oleh perorangan dan swasta. Sehingga, masyarakat tidak diberikan akses pantai kecuali membayar. Setiap wisatawan yang masuk ke pantai dikenakan tarif bervariasi.

Dikutip dilaman detik.com, salah satu contohnya adalah Pantai Florida dan Anyer. Di tempat wisata ini, wisatawan dikenakan tarif Rp 25.000 untuk pengunjung yang membawa motor. Hal yang sama juga terjadi di Pantai Sambolo, wisatawan dari luar dikenakan tarif Rp 20.000 sekali berkunjung. Hal itu berlaku untuk sekali pakai, dari pagi hingga sore. Sedangkan untuk pengendara mobil tarifnya Rp 75.000. Untuk kendaraan lebih besar seperti bus tarif masuk Rp 800.000.

Hingga saat ini, belum ada Peraturan daerah (Perda) khusus agar ada pantai yang bisa diakses publik secara gratis. Kondisi bangunan yang dibangun di garis pantai ini juga diakui berbeda dengan pantai daerah lain.

Kepala Dinas Pemuda Olah raga dan Pariwisata Kabupaten Serang, Tahyudin, tidak mengetahui persis pengelolaan pada saat pemerintahan Jawa Barat dan Provinsi Banten. Karena, aset Jawa Barat belum sepenuhnya diserahkan ke Provinsi Banten.

“Dengan penataan pantai yang salah dan tidak adanya ruang pantai milik publik yang gratis bisa berdampak pada sepinya pengunjung ke Pantai Anyer,” katanya. Kondisi ini membuat bingung para pegiat dan pengelola pariwisata untuk menjual sektor pariwisata di sana. Karena, pantai yang dikelola perseorangan dan objek wisata yang dikelola seadanya. (Ade Taufik/Galuh Malpiana)*


Sekilas Info

Berwisata Edukasi di Museum Multatuli dan Perpustakaan Saija Adinda

Selain ragam potensi wisata alam yang dimiliki, Kabupaten Lebak memiliki sejumlah destinasi wisata buatan, baik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *