Wisata Pantai Anyer-Cinangka Dinyatakan Aman, Kunjungan Belum Meningkat Signifikan

Salah Satu Pantai di Anyer.*

SERANG, (KB).- Kunjungan wisatawan ke Kawasan Wisata Pantai Anyer-Cinangka, Kabupaten Serang saat ini dinilai belum meningkat signifikan, meski telah dinyatakan aman.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mengimbau agar seluruh pihak ikut membantu menggaungkan kembali destinasi wisata tersebut.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, saat ini tingkat kunjungan wisatawan ke Kawasan Wisata Pantai Anyer dan Cinangka belum meningkat signifikan.

Padahal, pemkab juga sudah menekankan bahwa kondisi Pantai Anyer dan Cinangka sudah aman untuk dijadikan tempat berlibur bersama keluarga di akhir tahun ini. Sehingga wisatawan tidak perlu merasa khawatir.

“Memang belum meningkat signifikan. Kami juga meminta semua pihak untuk menginformasikan kepada masyarakat luar bahwa saat ini Anyer Cinangka sudah aman untuk dikunjungi. Mudah-mudahan tahun depan lebih baik,” tuturnya kepada wartawan, belum lama ini.

Menurut Tatu, informasi yang diterima dari Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) bahwa kunjungan atau hunian hotel masih sekitar 50 sampai 60 persen. ā€¯Kunjungan ke Anyer dan Cinangka saat ini masih 50 sampai 60 persen. Padahal kan kawasan wisata tersebut sudah aman untuk dikunjungi,” katanya.

Tatu mengatakan, pihaknya akan terus berupaya menggaungkan kembali wisata Pantai Anyer ke masyarakat luar. Sehingga diharapkan tingkat kunjungan wisatawan ke Pantai Anyer dan Cinangka dapat meningkat signifikan.

Selain itu, dia juga meminta semua pihak untuk membantu menginformasikan bahwa saat ini Pantai Anyer dan Cinangka sudah aman dan Pemkab Serang mempersilakan semua masyarakat untuk menghabiskan libur akhir tahunnya di kawasan tersebut.

Ke depan, Tatu berharap kondisi Kawasan Wisata Pantai Anyer-Cinangka kembali normal. Sehingga perekonomian di wilayah tersebut dapat kembali berjalan dengan baik.

Para pedagang yang merupakan warga Kabupaten Serang juga dapat kembali menjual dagangannya. Pedagang mengandalkan wisatawan yang datang berkunjung dan berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

“Ke depan diharapkan bisa normal, jadi perekonomian di sana juga kembali membaik. Apalagi para pedagang kan lebih mengandalkan wisatawan yang datang,” ucapnya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here