WH Lantik Edi Ariadi Sebagai Wali Kota Cilegon Definitif

SERANG, (KB).- Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) resmi melantik Edi Ariadi sebagai Wali Kota Cilegon definitif masa jabatan 2016-2021 di Pendopo Gubernur Banten di KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang Rabu (20/02/2019). Edi Ariadi dilantik menggantikan Iman Ariyadi yang tersangkut masalah hukum.

“Saya Gubernur Banten atas nama Presiden Republik Indonesia dengan resmi melantik saudara Edi Ariadi sebagai Wali Kota Cilegon berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri RI No 131.36.264 tahun 2019  tanggal 11 Februari 2019 tentang pengangkatan Wali Kota dan pemberhentian Wakil Wali Kota Cilegon. Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan,” kata Gubernur Wahidin saat melantik Edi Ariadi.

Dalam sambutannya, WH mengingatkan kepada Wali Kota Cilegon definitif untuk bekerja sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku serta tidak melakukan penyimpangan.

“Harus konsisten. Jangan sampai kota terjebak pada persoalan-persoalan yang menggangu komunikasi dan hubungan, termasuk pribadi kita sendiri. Sekali lagi selamat,” ujarnya.

Sementara wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, Wali Kota Cilegon Edi Ariadi harus langsung bekerja dengan cepat dan dapat mencapai perencanaan pembangunan yang sudah di rencanakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cilegon Tahun 2016-2021. 

“Dalam konteks pemerintahan, tentu harus meningkatkan fungsi dan kordinasi antar pemerintah kabupaten dan kota khususnya Kota Cilegon. Kita bersama-sama mensinergikan program kebijakan untuk dapat mencapai tujuan yang sudah diaplikasikan sesuai dengan rencana kerja baik oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Cilegon,” ujarnya.

Setelah selesai dilantik, Edi Ariadi mengaku siap menjalankan amanat sebagai Wali Kota Cilegon hingga tahun 2021 mendatang dan siap melaksanakan amanat yang disampaikan Gubernur Banten.

“Saya ini (Walikota) ada sisa masa jabatan dua tahun lagi. Jadi otomatis saya akan konsentrasi ke pekerjaan RPJMD yang dua tahun, itu target saya. Banyak kegiatan mega proyek yang belum selesai, seperti jalan lingkar utara (JLU), stadion (sport center) juga belum selesai, terus pelabuhan. Itu yang masih belum diselesaikan, termasuk hal-hal yang kecil, pengendalian banjir juga,” ujar Edi Ariadi. (KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here