WH Belum Tentukan Pilihan Pejabat Hasil ”Open Bidding”

SERANG, (KB).- Gubernur Banten, Wahidin Halim belum menentukan pilihan dari tiga besar pejabat hasil lelang terbuka (open bidding). Namun, pria yang biasa disapa WH itu memastikan segera menentukan masing-masing satu dari tiga besar pejabat yang telah melalui lelang terbuka kelima jabatan tersebut.

“Belum (diputuskan), minggu ini,” kata WH singkat saat ditemui di sela kegiatan jalan santai dan mancing dalam rangka memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan RI, di KP3B, Curug, Kota Serang, Ahad (26/8/2018). Di lokasi yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten, Komarudin memastikan pejabat hasil seleksi terbuka (open bidding) yang akan dipilih Gubernur Banten Wahidin Halim tidak berpatokan pada rangking atau urutan penilaian.

Menurutnya, Gubernur Banten akan memilih satu pejabat untuk lima Eselon II dengan bijaksana. “Tahap selanjutnya tinggal dipilih oleh gubernur dari 3 besar itu. Menurut undang-undang, gubernur bisa memilih salah satu dari tiga. Tidak harus berdasarkan peringkat penilaian. Tentu gubernur memilih (sesuai) dengan kapasitas, walaupun itu bebas tentu bijaksana lah,” ucap Komarudin.

Sebelumnya, BKD Banten merilis tiga besar hasil open bidding lima jabatan Eselon II Pemprov Banten, yaitu untuk jabatan Kepala Biro Umum, Kepala Biro Administrasi Rumah Tangga Pimpinan (ARTP), Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub). Disinggung mengenai tiga besar jabatan Kepala Bappeda yang seluruhnya berasal dari eksternal pemprov, menurutnya sebagai suatu hal yang kebetulan.”Ya, kebetulan ketiganya itu dari luar semua ya, hasil panselnya memang seperti itu,” ujarnya.

Lelang 5 jabatan jilid II

Setelah kelima jabatan tersebut, Pemprov Banten akan kembali membuka lelang jabatan lima jabatan Eselon II. Lelang jabatan lima jabatan jilid II itu, adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan Biro Perekonomian.”Setelah ini, masih ada beberapa yang kosong. Dimungkinkan lima jabatan plus sekda ya, tapi kita proses lebih dulu yang lelang sekda,” tuturnya.

Dalam waktu tiga bulan, Pemprov Banten sudah memiliki sekda definitif. Sementara, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan berkirim surat ke KASN tentang rencana lelang sekda.”Setelah ada jawaban dari KASN, baru kita mulai pengumuman. Dalam waktu dua atau tiga bulan ke depan diharapkan selesai open bidding sekda,” katanya. Ia menuturkan, untuk komposisi pansel sekda yaitu dua orang dari internal pemprov, dua orang dari akademisi, tokoh masyarakat atau profesional, dan seorang dari instansi pusat. “Instansi pusat dalam hal ini bisa dari Kemenpan atau dari Kemendagri,” ujarnya. (RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here