Wewengkon Kasepuhan Adat Citorek, Lima Desa Siap Hadapi Panen Raya

LEBAK, (KB).- Warga Wewengkon Kesepuhan Adat Citorek Kecamatan Cibeber, kini sedang bersiap dalam menghadapi panen raya pada musim panen tahun ini. Kelima desa adat yang masuk dalam Wewengkon Kesepuhan Adat Citorek yakni Desa Citorek Timur, Citorek Tengah, Citorek Barat, Citorek Sabrang dan Desa Citorek Kidul.

Salah seorang warga Adat Desa Citorek Timur M.Nur menyatakan, saat ini seluruh warga adat di lima Desa Wewengkon Kesepuhan Adat Citorek sedang mempersiapkan berbagai kebutuhan dan perlengkapan untuk menyambut panen padi.

”Saat ini kami sedang membuat lantaian (tempat untuk menggantung padi). Setelah dipanen dari sawah dan kemudian padi-padi tersebut akan digantung di bilah bambu dan kayu secara bersama-sama yang biasanya dipasang berjejer sepanjang jalan desa di Desa Citorek,” kata M. Nur, Senin (30/7/2018).

Menurutnya, saat memanen padi bukan hanya warga Citorek atau pemilik sawah saja yang datang untuk ikut memanen. Akan tetapi, masyarakat di desa-desa dari kecamatan lainpun sengaja datang untuk ikut memanen padi. ”Hasilnya akan dibagi sesuai sistem dan aturan adat yang telah ditetapkan,” ujarnya.

M.Nur menjelaskan, warga Adat Citorek biasa memanen padinya di sawah setiap enam bulan sekali. Sebab, warga adat Citorek masih memegang teguh adat istiadat perihal bibit padi yang digunakan.

”Bibit padi yang digunakan adalah jenis padi biasa, dan panen raya akan dimulai serta dilakukan secara adat. Yang akan dimulai dari sawah tangtu atau sawah adat oleh tokoh adat, setelah itu baru sawah-sawah lainnya akan mengikuti secara serempak,” tuturnya. (Lugay/TS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here