Selasa, 18 Desember 2018

Waswas Kebanjiran, Warga Panunggangan Minta Pembangunan Turap

TANGERANG, (KB).- Saat ini memasuki musim puncak penghujan. Wilayah Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang sering dihantui kebanjiran. Masyarakat sekitar waswas dan berharap ada perhatian dari pemerintahan setempat. Lurah Panunggangan Barat, Ahyar Haerudin menjelaskan, perlu ada solusi yang efektif untuk memecahkan persoalan tersebut.

Terlebih curah hujan yang intens hingga menyebabkan wilayahnya sering terendam. “Masyarakat minta dibangun turap,” katanya, akhir pekan kemarin. Menurut dia, pembangunan turap tersebut harus secepatnya dikerjakan. Sebab, air dari Sungai Cisadane seringkali melimpah jika musim penghujan. “Harus tahun ini turap dibangun. Kalau tidak, Panunggangan Barat bisa tergenang terus,” ujarnya.

Bahkan, jika kiriman air dari Bendungan Batu Beulah sudah sampai di Tangerang, warga wajib waspada. Karena, permukaan air di Sungai Cisadane meninggi imbas kiriman dari Bogor. “Maka dari itu, kalau di Bogor sudah siaga 2 saja, wilayah sini yang pertama kali tergenang di Tangerang, seperti kemarin. Pintu Air 10 juga mesti dibuka,” ucapnya.

Kabid Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang, Agus Tolib menambahkan, memang butuh perhitungan untuk mengatasi banjir di Panunggangan Barat. Apalagi jika Pintu Air 10 di Tangerang harus dibuka, karena kiriman air dari Bendungan Batu Beulah.
“Kami juga jadi dilema. Kalau tidak dibuka, Sungai Cisadane airnya akan melimpas ke mana-mana. Kalau dibuka, Panunggangan Barat yang tergenang, sebab airnya lari ke sana,” tuturnya.

Sementara itu, Miing (41) salah seorang dari warga Panunggangan Barat mengungkapkan kegelisahannya terkait persoalan banjir tersebut. “Saya sudah lama tinggal di sini, kalau musim hujan gini selalu banjir. Belum bisa diatasi. Semoga pemerintah bisa secepatnya menanganinya, jangan terus-terusan seperti ini,” katanya. (DA)***


Sekilas Info

56 Aset Bakal Diserahkan saat HUT Kabupaten Tangerang

TANGERANG, (KB).- Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyatakan akan menyerahkan 56 bidang aset milik Pemerintah Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *