Jumat, 20 Juli 2018

Waspada! Stok Vaksin Rabies Menipis

CILEGON, (KB).– Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon kekurangan persediaan vaksin rabies. Saat ini vaksin tersebut tinggal 100 dosis, cukup minim dibandingkan jumlah Hewan Penular Rabies (HPR) di Kota Cilegon yang mencapai kurang lebih 700 ekor.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan (Keswan) pada DKPP Kota Cilegon Dr Dina Safitri mengatakan, awalnya dinas memiliki stok 300 dosis vaksin rabies, namun telah digunakan 200 dosis. “Sehingga tersisa 100 dosis lagi,” katanya.

Meskipun Kota Cilegon tidak termasuk daerah rawan kasus rabies, namun potensi munculnya penyakit ini tetap ada. Terlebih Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Kota Cilegon mencatat, lalu lintas HPR jenis anjing dari Jawa Barat melalui Kota Cilegon menuju Sumatera kurang lebih 72 ribu per tahun.

“Dari beberapa anjing itu, barangkali ada yang tidak lolos pemeriksaan Karantina Hewan. Bisa jadi ada yang ditinggal di Kota Cilegon, lalu ada hewan lokal yang ikut tertular,” katanya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kota Cilegon Wawan Hermawan mengatakan, pemberian vaksin rabies dari pihaknya tanpa biaya alias gratis. Tidak hanya pada acara tersebut, pihaknya pun melayani pemberian vaksin rabies gratis di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Cibeber.

“Vaksin rabies memang gratis. Kecuali kalau di klinik swasta, kalau tidak salah sekitar Rp 100 ribu. Ini memang program pemerintah pusat, bahkan Pemprov Banten menargetkan Banten zero rabies di 2018 ini,” katanya. (AH)*


Sekilas Info

MUI Cibeber Keluhkan Tempat Hiburan Malam di JLS Kota Cilegon

CILEGON, (KB).- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cibeber mengeluhkan keberadaan tempat-tempat hiburan malam di sepanjang Jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *