Jumat, 20 Juli 2018
Ruas jalan Kamurang Desa Bolang Kecamatan Malingping yang mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas kendaraan proyek penanganan Sungai Cibinuangeun, Rabu (11/7/2018).*

Warga Tutup Akses Jalan Proyek Penanganan Sungai Cibinuangeun

LEBAK, (KB).- Sejumlah warga menutup akses Jalan Kamurang Desa Bolang, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak yang merupakan akses menuju jalan proyek penanganan Sungai Cibinuangeun yang didanai APBD Provinsi Banten tahun anggaran (TA) 2018 sebesar Rp 6.924.060.000. Hal itu beralasan karena intensitas kendaraan material proyek yang digelontorkan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten itu menyebabkan kerusakan pada jalan tersebut.

Salah seorang warga Desa Bolang Kecamatan Malingping, Ahmad Hidayat mengatakan, pelaksanaan pekerjaan yang didanai APBD I Provinsi Banten sebesar Rp 6,9 miliar mengakibatkan rusaknya Jalan Kamurang di desa tersebut. Akibat kondisi itu, warga khususnya petani merugi karena mereka kesulitan mengangkut hasil panen yang berdampak pada naiknya ongkos angkut.

”Sekarang ini para petani khususnya sawah di Bolang resah, karena kesulitan mengangkut hasil panen. Tadi siang juga mereka datang ke kantor desa mendesak agar kades tidak tinggal diam menyikapi proyek yang membuat susah warga khususnya para petani,” kata Ahmad Hidayat kepada Kabar Banten, Rabu (11/7/2018).

Kepala Desa (Kades) Bolang Kecamatan Malingping, Ma’mun, membenarkan pihaknya kedatangan sejumlah warga mempertanyakan pertanggungjawaban pihak perusahaan pelaksana proyek penanganan Sungai Cibinuangeun.

”Mereka terpaksa melakukan penutupan karena memang tidak ada kejelasan dari pihak perusahaan yang telah menyebabkan rusaknya jalan tersebut,” ujarnya. Pengawas proyek penanganan Sungai Cibinuangeun pada PUPR Banten, Wahyu mengatakan, terkait hal itu pihaknya berharap ada solusi terbaik. (DH)*


Sekilas Info

Kumala Desak DPRD Lebak Bubarkan Timsus Dewan

LEBAK, (KB).- Sejumlah aktivis Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala), menuntut agar DPRD Lebak membubarkan tim khusus (timsus) Dewan. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *