Senin, 23 Juli 2018

Warga Puri Anggrek Tanami Jalan Dengan Pohon Pisang

SERANG, (KB).- Warga perumahan Puri Anggrek, Kelurahan Teritih, Kecamatan Walantaka, Kota Serang menggelar aksi protes kepada pengembang. Pasalnya, badan jalan di kompleks perumahan mereka rusak dan berlubang.

Di sepanjang jalan di perumahan tersebut, beberapa pohon pisang dan tanaman lain sengaja ditanam warga di tengah jalan. Hal itu sebagai bentuk protes warga kepada pengembang.

Selain itu, warga juga membentangkan spandung berisi sindiran. Misalnya, “Selamat datang di wisata 1.000 lubang”, dan “Hati-hati, Anda memasuki kawasan berlubang”.

Salah seorang warga, Nia Nurul Uyun, mengungkapkan jalan di perumahan Puri Anggrek sudah semakin rusak. Ketika musim hujan, badan jalan tersebut seperti kubangan. Akan tetapi saat kemarau, jalan menjadi berdebu.

“Jalan seperti kubangan, apalagi musim hujan. Kalau kemarau, debunya minta ampun. Padahal Puri Anggrek terbilang perumahan yang sangat laku, ramai, dan harganya lumayan,” katanya kepada kabar-banten, Senin (30/4/2018).

Hal sama dikemukakan Mokhlas Pidono. Menurutnya, perbaikan seringkali hanya tambal sulam dan terbilang asal-asalan. Akibatnya, badan jalan mudah rusak.

“Perbaikan cuma sekedar ditambal pakai kerikil, disiram aspal seuprit. Sangat asal-asalan. Saat ini dari ujung gerbang sampai ke belakang ditanami pohon pisang oleh warga, sebagai bentuk kekecewaan,” ucapnya.

Padahal, menurutnya, warga tidak tinggal diam dan sering protes. Tetapi, protes warga hanya dianggap sambil lalu, karena tidak ada perubahan pada jalan di perumahan tersebut. Warga berharap developer peduli atas kritikan warga.

“Sering demo, galang tanda tangan, tapi tak digubris. Akhirnya sekarang puncaknya, sepanjang jalan penuh ditanami pisang. Sepertinya kalau developer masih belum memenuhi tuntutan warga, demo akan terus berlanjut,” ujarnya. (Masykur)*


Sekilas Info

Sungai Ciujung dan Cidurian Kembali Menghitam, Warga Ancam Demo

SERANG, (KB).- Dua aliran sungai besar di wilayah Serang utara yakni Sungai Ciujung dan Cidurian yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *