Sabtu, 17 November 2018

Warga Protes Penambangan Emas

PANDEGLANG, (KB).- Sejumlah warga Desa Cikalong Kecamatan Picung memprotes aksi penambangan emas yang dilakukan PT Cibaliung Sumber Daya (CSD). Eksplorasi tambang emas tersebut dikhawatirkan berdampak buruk terhadap kerusakan lingkungan. Selain itu, izin eksplorasi emas itu patut dipertanyakan.

Salah seorang warga Desa Cikalong, Arif Wahyudin mengatakan, eksplorasi emas di wilayahnya tersebut sudah berjalan hampir tiga pekan, sehingga dikhawatirkan buruk terhadap lingkungan. Apalagi, saat ini sedang musim hujan, khawatir rawan longsor.

“Kami tidak menginginkan adanya eksplorasi, karena kami bersama warga takut terkena imbasnya. Selain merusak lingkungan, penambangan emas bisa mengeluarkan limbah mengandung mercury, yang bisa mencemari lingkungan,” kata Arif yang juga Ketua Pergerakan Pemuda Peduli Pembangunan (P4) Pandeglang, Kamis (8/11/2018).

Di tempat terpisah, Staf Bagian CSR PT CSD, Cecep mengatakan, eksplorasi tambang emas yang dilakukan perusahaannya sudah mendapat izin dari desa dan pemerintah setempat. Sebab, kegiatan itu dikelola oleh pihak kedua.

“Maaf kalau soal itu tanyakan saja langsung ke kepala desa dan CSD juga langsung sub kontraktor ke PT Giomin,” katanya.

Menurut Cecep, pengeboran emas tersebut dilakukan untuk mencari potensi tambang emas baru. Saat ini produksi emas yang dihasilkan perusahaannya sedang mengalami penurunan, setelah ambruknya galian tanah beberapa bulan lalu.

“Tujuannya untuk mencari cadangan emas. Untuk sementara produksi kita semenjak ambruk setelah lebaran tidak menghasilkan lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala seksi Pemanfaatan Ruang DPUPR Kabupaten Pandeglang, Roni Boy Kurniawan baru akan mengecek ke lapangan memastikan eksplorasi tersebut sudah berizin atau tidak.

“Sebetulnya kalau kita hanya memberikan izin tata ruangnya saja. Kalau misalnya tambang emas itu sudah sesuai tata ruang akan kita sampaikan ke provinsi. Kita sifatnya hanya melakukan koordinasi saja, nanti yang memberikan izin itu langsung dari provinsi,” ujarnya.

Sementara itu Camat Cibitung Hadi Fatoni belum bisa dimintai komentarnya. Beberapa kali dihubungi melalui telepon selulernya dalam keadaan tidak aktif. (IF)*


Sekilas Info

Pemilih Pemula Perempuan Diberikan Pendidikan Politik

PANDEGLANG, (KB).- Pemilih pemula perempuan diberikan pendidikan politik dalam kegiatan “Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula Perempuan”, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *