Warga Penyangga KEK Tanjung Lesung Dilatih Bahasa

Indah Daniarsiani

PANDEGLANG, (KB).- Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pandeglang Indah Dinarsiani mengatakan, pemerintah sedang fokus memberdayakan warga yang berada di sekitar daerah penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung.  Warga sekitar buffer zone di antaranya wilayah Panimbang, Sobang dan Cigeulis telah dilatih keterampilan bahasa Inggris dan keterampilan kuliner.

“Tanjung Lesung ditetapkan sebagai KEK sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor: 26 Tahun 2012. Kawasan yang merupakan kewenangan PT Banten West Java sebagai Badan Usaha Pembangunan dan Pengelola KEK Tanjung Lesung,” kata Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pandeglang Indah Dinarsiani, Selasa (27/3/2018).

Ia mengatakan, ada kewajiban pemerintah daerah untuk memberdayakan masyarakat yang berada di luar kawasan. Untuk itu, pemerintah bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja, Dinas Pariwisata untuk membekali kemampuan warga dengan latihan bahasa dan kuliner. ”Ya, warga dalam kawasan itu menjadi kewenangan PT BWJ. Sedangkan yang diluar kawasan menjadi kewenangan pemerintah daerah,” ujarnya.

Menurut Indah, pemerintah daerah berharap warga di sekitar daerah penyangga jangan hanya bisa menjadi penonton kemajuan KEK. Sebaliknya warga tergabung dalam kelompok sadar wisata (pokdarwis) harus menjadi pelaku pembangunan dengan cara pemberdayaan masyarakat di bidang kuliner dan keterampilan bahasa Inggris sebagai pemandu wisata. ”Mengasah keterampilan bahasa tidak cukup latihan 3-4 hari. Sebaliknya pelatihan harus berkelanjutan,” ucapnya.

Meski demikian, lanjut Indah, saat ini di daerah penyangga KEK Tanjung Lesung sudah ada pembangunan homestay, kerajinan batik, dan kerajinan bambu. ”Kita melihat pembangunan di daerah penyangga sudah menggeliat, mudah-mudahan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” tuturnya.

Sementara itu Kades Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, Astaka mengatakan, banyak potensi di daerahnya yang perlu dikembangkan. Di antaranya potensi wisata. Beberapa waktu lalu, dia bekerja sama dengan Swiss German University, dalam sektor pariwisata dalam pemberdayaan terhadap masyarakat. “Saya harap dengan adanya kerja sama dari Swiss German University bisa membantu mengembangkan sektor wisata yang berada di kawasan Tanjung Lesung dan umumnya di Pandeglang,” katanya.

Sementara itu, Camat Panimbang, Suaedi Kurdiatna mengatakan, kegiatan kunjungan Swiss German University Tangerang ke desanya untuk kerja sama dengan Desa Tanjungjaya. Kerja sama tersebut di sektor pengembangan wisata kuliner. Sehingga wisatawan lokal maupun luar daerah bisa menikmati kuliner saat berkunjung ke Tanjung Lesung. (IF)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here