Warga Pelosok Jarang Nikmati Hewan Kurban

SELAMA ini, persebaran hewan kurban di perkotaan sangat melimpah. Sebaliknya, warga di pelosok masih terbilang jarang menikmati hewan kurban. Kondisi tersebut, membuat Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (Laz Harfa) Banten menargetkan 1.000 ekor hewan kurban pada 2019 ini untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan di lingkungan sekitar hingga pelosok Banten.

Direktur LAZ Harfa Banten Indah Prihanande prihatin dengan kondisi daging kurban yang melimpah di perkotaan. Menurut dia, saking melimpahnya daging kurban tersebut, terkadang warga bisa menyimpan dan makan daging kurban sampai berhari-hari.

Sementara di pelosok, warga jarang menikmati daging kurban. Bahkan, tahun Ialu Laz Harfa menemukan satu kampung yang selama 13 tahun tidak pernah menikmati daging kurban.

ā€¯Masih banyak warga pelosok Banten, bahkan di tengah kota yang juga jarang menikmati daging kurban, sedangkan di tempat lain, daging kurban melimpah. Tentu saja kondisi seperti ini begitu miris dan memprihatinkan. Oleh karena itu, kami ingin mengajak mudhohi (pekurban) untuk mulai melihat ke sekitar yang memang sangat membutuhkan,” katanya, saat konferensi pers di Kantor Laz Harfa Banten di Jalan Ciwaru Raya, Pondok Citra 1, Nomor 1B, Kota Serang, Jumat (19/7/2019).

Oleh karena itu, dia menyarankan, untuk berkurban melalui lembaga amil zakat, agar penyalurannya bisa menjangkau hingga ke seluruh pelosok dan daerah-daerah yang belum terjamah oleh pembagian daging kurban. “Tidak perlu ragu, kami akan mengirimkan bukti mulai dari berkurban, penyembelihan hingga pemotongan dan penyaluran kepada donatur atau mudhohi,” ucapnya.

Sementara, untuk kurban di Palestina, pihaknya bekerja sama dengan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP). Namun berupa uang donasi, karena kurban di sana berbeda dan cukup sulit untuk bisa mengirimkan hewan atau daging kurban. “Bersama KNRP, kami memberikan kurban di sana, karena pihak mereka memang khusus menangani di Palestina,” tuturnya.

Manager Fundraising Laz Harfa Muhamad Mukri menjelaskan, kurban di Laz Harfa akan memprioritaskan warga yang benar-benar membutuhkan. Pihaknya akan menyalurkan bagi warga duafa perkotaan, pelosok desa, penyintas tsunami Selat Sunda hingga menjangkau warga Palestina yang sedang berkonflik di sana.

“Oleh sebab itu, momen kurban ini jangan sampai kami sia-siakan untuk bisa berbagi kebahagiaan bagi mereka yang ingin sekali merasakan kenikmatan daging kurban. Bagi masyarakat yang ingin berkurban dan meluaskan manfaat dan keberkahan daging kurbannya,” katanya.

Jika ada masyarakat yang berniat untuk berkurban melalui Laz Harfa bisa melalui website dan media sosial resmi. Kemudian, batas akhirnya hingga satu hari jelang Iduladha, sedangkan untuk penyaluran ke Palestina donasi ditutup hingga Senin (5/8/2019). (Rizki Putri/Rifki)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here