Warga Nilai Ancaman Kanker Proyek PLTU Jawa 9-10 Hoax

CILEGON, (KB).- Warga Kelurahan Suralaya dan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, menilai jika isu kesehatan seputar proyek PLTU Jawa 9 dan 10 adalah hoax. Hal ini terungkap saat PLTU Suralaya menggelar Sosialisasi Mekanisme Penyampaian Keluhan Proyek PLTU Jawa 9-10 di Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak.

Ketua Forum Komunikasi RT/RW Cilegon (Foker-C) Kelurahan Suralaya Nasir mengatakan, ancaman penyakit kanker akibat keberadaan PLTU Jawa 9-10 adalah hoax. “Sepertinya ada kelompok mengatasnamakan masyarakat Suralaya mau jelek-jelekan PLTU,” katanya.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Suralaya, Arifin, mengatakan jika proyek PLTU Suralaya sangat ditunggu oleh warga. “Warga yang menganggur bisa bekerja. Selain itu, CSR (Corporate Social Responsibility) dari perusahaan kan dirasakan pula oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara Mahdi, anggota Forum Komunikasi Pengusaha Merak, mengingatkan agar manajemen PLTU Suralaya memerhatikan penghijauan di sekitar lokasi pembangkit. “Kami harap program penghijauan jadi prioritas utama. Selain itu, adakan bantuan medis untuk masyarakat sekitar,” ucapnya.

Terkait hal ini, Koordinator Perizinan dan Pengembangan PLTU Suralaya Unit 9 dan 10 PT Indo Raya Tenaga (IRT) Hamim mengatakan, pihaknya telah menampung banyak aspirasi dari acara tersebut. “Semua aspirasi dari masyarakat telah kami tampung. Tentu ke depan akan kami tindaklanjuti,” ujarnya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here