Warga Miskin tidak Dapat Bansos

PANDEGLANG, (KB).- Dua warga kategori miskin di Kampung Kubang Gintung, Desa Majau, Kecamatan Saketi, Pandeglang tidak pernah mendapatkan program bantuan sosial dari pemerintah daerah. Padahal, kondisi ekonomi mereka sangat memprihatinkan.

Kedua warga tersebut yakni Agung Kampung Kubang Gintung dan Ny. Sami warga Kampung Sindang Sari, Desa Majau, Saketi. Salah seorang warga Kampung Kubang Gintung, Sahli, menyesalkan program bansos terkesan tidak tepat sasaran. Sementara ada beberapa penerima bansos yang kondisinya masih mampu tercatat sebagai penerima bantuan.

“Kondisi rumah milik Agung nyaris roboh, namun tidak mendapatkan bantuan. Lebih kasihan lagi, karena tidak punya uang mereka hanya mampu satu kali makan dalam sehari. Untuk memenuhi makan siang dan sore hari mereka cukup makan singkong. Saya sudah mengusulkan, tapi belum juga mendapat bantuan,” ujar Sahli kepada Kabar Banten, Senin (23/3/2020).

Ia siap adu data soal kasus bansos yang diduga tidak tepat sasaran di Desa Majau. Apalagi fakta di lapangan ada warga telantar hidup sebatang kara justru tidak mendapat bantuan.

“Secara objektif, saya selaku RT tahu siapa saja yang berhak menerima manfaat bansos, tetapi data ini tidak pernah diperhatikan,” ucapnya.

Menurut dia, untuk menyelesaikan persoalan tersebut, harus ada pihak yang melakukan survei lapangan guna memastikan apakah bansos itu benar-benar sudah tepat sasaran atau belum.

“Bukan hanya di RT saya, di RT tetangga juga ada seorang janda Ny. Sami tinggal sendirian sama sekali tidak mendapat bantuan. Anehnya, ada tetangganya yang tergolong masih layak malah mendapatkan bantuan. Ini perlu disurvei oleh Dinsos dan saya ingin menunjukkan bahwa bansos di Desa Majau tidak tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Majau, Andi Saefulhat belum memberikan tanggapan terkait keluhan masyarakat tersebut. (Ade Taufik/EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here