Warga Miskin Dapat Bantuan Non-Tunai

TANGERANG, (KB).- Masyarakat tidak mampu atau warga miskin di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan mendapatkan bantuan uang nontunai dari pemerintah setempat. Hal tersebut sebagai jaring pengamanan sosial akibat wabah virus corona. Saat ini, Dinas Sosial (Dinsos) sedang menghimpun data keluarga yang berpenghasilan rendah atau warga yang penghasilan tidak tetap.

Kepala Dinsos Kota Tangsel Wahyunoto Lukman menjelaskan, bahwa bantuan tersebut, akan diberikan berupa uang nontunai. Bantuan akan ditransfer langsung ke rekening penerima manfaat program.

“Diupayakan sesegera mungkin, jumlah bantuannya Rp 300.000 per kepala keluarga (KK) dan (untuk) satu kali masa tanggap darurat,” katanya, Rabu (8/4/2020).

Menurut dia, pihaknya akan menetapkan penerima bantuan secara selektif berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

“Kami sudah punya data keluarga miskin dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), tapi mereka juga sudah menjadi sasaran bansos khusus Covid-19 bantuan presiden. Untuk sasaran bantuan dari sumber APBD Tangsel diupayakan untuk prioritas mereka yang belum mendapat bantuan dari program manapun atau yang tidak ada dalam DTKS,” ujarnya.

Sehingga, tutur dia, realisasi bantuan sangat bergantung dengan usulan dan akurasi data calon penerima. Sementara itu, lanjut dia, saat ini berdasarkan data sementara, terdapat sebanyak 36.162 KK yang tergolong keluarga kurang mampu di Tangsel.

Untuk lebih tetap sasaran, melalui surat bernomor 460/179-DINSOS/2020, Dinsos Tangsel telah meminta para lurah dan camat, agar membantu untuk mengoordinir serta mendata para calon penerima bantuan tersebut dengan tepat.

Dalam surat tersebut, Dinsos Tangsel meminta, agar para calon penerima bantuan melampirkan persyaratan, seperti fotokopi kartu keluarga (KK), fotokopi KTP kepala keluarga, dan surat keterangan bank tentang rekening aktif.

Sementara itu, di Kota Tangerang, ada sebanyak 64.000 keluarga yang akan menerima bantuan akibat terdampak Covid-19.

“Kami sudah data. Jumlahnya ada 64.000 KK (kepala keluarga),” ucap Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Kantor Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tingkat Kota Tangerang.

Ia mengklaim, pihaknya telah mendistribusikan 30 ton beras di sejumlah kelurahan Kota Tangerang untuk memberikan bantuan kepada warga.

“Nah, ke depan kami memberi bantuan pangan yang terdampak,” katanya.

Ia menyebutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial terkait bantuan kepada warga terdampak. Ia menuturkan, Pemerintah Pusat juga akan membantu. Selain itu, dia meminta masyarakat terdampak Covid-19 untuk bersabar.

“Saya minta masyarakat sabar dan benar-benar disiplin. Kuncinya disiplin untuk memutus rantai Covid-19,” ujarnya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here