Jumat, 20 Juli 2018

Warga Minta Pasokan Elpiji Ditambah

LEBAK, (KB).- Sejumlah warga mendesak Pertamina menambah pasokan tabung gas elpiji tiga kilogram. Hal itu beralasan karena setiap momen hari besar seperti Ramadan dan hari raya tabung gas yang dikenal dengan sebutan si melon ini mengalami kelangkaan.

Salah seorang warga Kecamatan Malingping, Arip mengatakan, pemerintah seharusnya tidak tinggal diam dalam menyikapi kejadian klasik yang sering terjadi pada momen-momen tertentu di antaranya bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.

”Kejadian langkanya gas si melon sering terjadi pada bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri. Namun sangat disesalkan terkesan upaya pemerintah dalam mengatasi kelangkaan tabung gas si melon kurang gereget,” ujar Arif, Kamis (26/4/2018).

Dikatakannya, jumlah ketersediaan tabung gas khususnya si melon sangat memberatkan masyarakat khususnya yang masuk dalam kategori kurang mampu. ”Jelas sangat memberatkan. Sebab langkanya tabung gas jenis tersebut juga berdampak terhadap harganya,” ujarnya.

Hampir senada dikatakan aktivis Malingping, Matin. Menurutnya, dari penelusuran yang dilakukannya, kelangkaan tabung gas si melon lebih disebabkan karena tingginya kebutuhan yang meningkat sementara pasokan berkurang. ”Karena itu, kami meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Disperindag segera melakukan upaya agar ada penambahan pasokan gas ke agen,” katanya.

Menurutnya, berdasarkan informasi kebutuhan si melon di Kecamatan Malingping per sekitar 1.680, rata-rata kebutuhan perbulannya bisa mencapai 600.000 tabung. ”Dari sana sudah jelas pasokan tabung ke agen sebanyak 40 ribu tabung. Bagaimana mau mencukupi,” tuturnya.

Sementara salah seorang agen, H. Imam mengatakan, pihaknya sering mengalami kekurangan stok tabung pada hari-hari besar nasional dan hari besar Islam. ”Ya benar, pasokan dan kebutuhan tabung tidak seimbang. Artinya lebih besar kebutuhan dari pada pasokan,” tuturnya. (DH)*


Sekilas Info

Kumala Desak DPRD Lebak Bubarkan Timsus Dewan

LEBAK, (KB).- Sejumlah aktivis Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala), menuntut agar DPRD Lebak membubarkan tim khusus (timsus) Dewan. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *