Warga Kecamatan Leuwidamar Tewas Disambar Petir

LEBAK, (KB).- Ade bin Sako (35) warga Kampung Cihandam RT 04/RW 02, Desa Cisimeut, Kecamatan Leuwidamar, tewas disambar petir, Kamis (21/2/2019) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat kejadian, korban diduga sedang kencing di belakang rumah saat kondisi hujan deras. Korban meninggal dunia, karena mengalami luka bakar di bagian dada dan leher. Jumat (22/2/2019) jenazah korban dimakamkan di TPU Kampung Cihandam.

Menurut cerita Rohayati (30) istri korban, malam hari sebelum kejadian dia bersama korban dan anaknya bernama Aulia (10) sedang makan malam di rumah. Saat itu kondisi kampungnya sedang diguyur hujan deras disertai suara petir.

“Belum selesai makan malam, suami saya pamit sebentar mau buang air kecil di belakang rumah yang tempatnya terbuka. Saat suami saya buang air kecil sempat terdengar suara petir menggelegar. Saat itu saya sontak berlari ke belakang rumah. Saya kaget, ternyata suami saya sudah tergeletak tidak diduga tersambar petir. Dada dan lehernya mengalami luka bakar,” ujar Rohayati.

Malam kejadian tersebut, Rohayati meminta tolong warga untuk memanggil pihak medis ke rumahnya. Namun setelah para tokoh meyakinkan korban sudah meninggal dunia, maka Rohayati pun mengaku pasrah. “Saya tidak menyangka umur suami saya begitu cepat. Yang lebih sedih lagi, meninggalnya akibat tersambar petir,” katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Kaprawi membenarkan ada warganya di Cisimeut meninggal dunia tersambar petir. “Tadi pagi, tim relawan kami sudah menuju rumah korban untuk memberikan sejumlah bantuan untuk keluarga yang ditinggalkan,” tutur Kaprawi. (Lugay/PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here