Warga di Lereng Gunung Karang Keluhkan Galian Pasir

PANDEGLANG, (KB).- Sejumlah warga yang tinggal di lereng Gunung Karang, Kecamatan Majasari Kabupaten Pandeglang mengeluhkan adanya galian pasir.

Sebab, warga merasa cemas jika galian tersebut bisa menimbulkan bahaya longsor. Salah seorang warga Gunung, Hera, mengaku khawatir dengan galian pasir tersebut. Apalagi saat curah hujan masih tinggi, hal itu bisa mengundang rawan longsor.

“Tentu saja kami merasa khawatir dengan galian pasir yang rentan menimbulkan longsor. Kalau terjadi longsor kan bisa mengancam keselamatan warga yang tinggal di sekitar lokasi galian,” ujar Hera kepada Kabar Banten, Senin (13/1/2020).

Mendengar keresahan warga atas galian tersebut membuat Muspika melakukan cek lokasi ke Gunung Karang.

Camat Majasari Caswa menginstruksikan warga dan penggali pasir agar melakukan penanaman pohon di wilayah lereng gunung. Dengan begitu hutan Gunung Karang tersebut tetap asri dan lestari.

“Kami bersama Polri dan TNI menyiapkan penanaman pohon tanaman keras di lereng gunung,” kata Caswa.

Ia mengatakan, saat ini galian pasir tersebut tidak menyebabkan longsor. Meski demikian, pemerintah tetap mengimbau untuk menjaga lingkungan.

“Itu bukan longsor, tapi hanya penggalian pasir. Adapun kewenangan penertiban galian itu adalah petugas Satpol PP. Sedangkan kami hanya mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Pandeglang Entus Bakti belum mengetahui adanya informasi galian pasir di lereng gunung. Meski demikian, dia akan mencari tahu apakah galian pasir tersebut sudah berizin atau belum. Ini penting agar penindakannya sesuai prosedur dan tepat sasaran.

“Kami akan mengecek lokasi galian itu di mana. Apakah ada keluhan warga atau tidak sehingga kami bisa lebih nyaman saat melakukan tindakan,” ucapnya.

Ia mengatakan , soal galian itu akan segera koordinasi dengan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Provinsi Banten.

“Kalau untuk penindakan kita tidak bisa langsung turun, melainkan harus koordinasi dengan pemerintah setempat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Pandeglang Agus Sopian meminta aparat penegak perda akan sigap menindaklanjuti setiap aspirasi masyarakat.

“Yang namanya galian pasti berbahaya kalau lokasinya di Gunung Karang. Sebab galian itu merusak lingkungan dan hutan,” ujarnya. (Ade Taufik/EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here