Warga di Kabupaten Serang Masih Kesulitan Gunakan Kartu BPNT

SERANG, (KB).- Sejumlah warga penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di beberapa kecamatan di Kabupaten Serang mengatakan, masih kesulitan dalam menggunakan kartu bantuannya, sehingga warga tersebut, belum bisa mendapatkan bantuan tersebut.

Warga Kecamatan Padarincang Suhi mengatakan, pihaknya bingung ketika menggunakan kartu BPNT atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) berbentuk ATM yang digunakan untuk mengambil beras atau telur. Sebab, saat dibagikan KKS tersebut, petugas hanya menjelaskan kegunaan kartu tersebut, untuk mengambil bantuan dari pemerintah.

“Kalau pas pembagian itu bilangnya kartu ini untuk ambil beras sama telur di warung. Nanti digesek aja soalnya udah diisi dari pemerintah,” katanya kepada Kabar Banten, Kamis (22/8/2019).

Ia menuturkan, setelah dilakukan transaksi menggunakan kartu tersebut, kenyataannya kebutuhan yang dia inginkan tidak didapat, yakni beras, sehingga pihaknya hingga saat ini masih menunggu dari petugas untuk persoalan tersebut.

“Saya masih bingung caranya gimana, ga kaya raskin kemarin kan dibagikan langsung. Kalau ini mah harus pake kartu segala,” ujarnya.

Warga lainnya Ani menuturkan, sebelumnya dia masuk dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), sehingga program BPNT juga hampir sama dengan yang dimiliki PKH, yaitu dengan menggunakan transaksi nontunai. Saat menjadi KPM di PKH bantuan berjalan dengan lancar.

“Kalau saya kan sudah dari PKH kartunya jadi pas ada program ini ga perlu bikin lagi. Kirain saya setelah transaksi itu langsung diberikan sembakonya, tapi ini enggak,” ucapnya.

Ia mengatakan, banyak warga yang datang dari desa yang jauh akhirnya tidak mendapatkan apa-apa. “Banyak warga yang datang jauh-jauh akhirnya balik lagi. Kasihan juga. Saya juga masih bingung kalau ini sistemnya seperti apa,” tuturnya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here