Warga Cibeber Minta Pemkot Cilegon Tutup Hotel Trans

CILEGON, (KB).- Warga Lingkungan Kedung Baya, Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menutup  Hotel Trans. Warga mengaku resah akibat  kegiatan hotel tersebut. Permintaan warga tersebut, disampaikan dalam audiensi antara warga dengan Camat Cibeber Noviyogi Hermawan, Rabu (24/10/2018).

Hadir dalam audiensi tersebut, anggota DPRD Kota Cilegon dari fraksi Golkar Erick Airlangga, perwakilan Forum Pimpinan Kecamatan (Forkompimca) dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Ketua RW setempat Irman Messah (45) mengatakan, keberadaan hotel tersebut, berdampingan dengan tempat ibadah dan berdiri di tengah pemukiman warga. Warga mengaku khawatir hotel tersebut, menjadi tempat praktik asusila maupun transaksi narkoba.

“Jelas keberadaan hotel itu sangat mengganggu, apalagi  jalan dilingkungan kami terkena imbas atas keberadaan hotel tersebut,” katanya. Ia mengaku sengaja datang mengadu ke Camat karena ingin hotel itu ditutup. Hal yang sama dikatakan oleh tokoh masyarakat setempat Abdul Salam. Ia berharap pemerintah bisa menutup hotel tersebut.

Menanggapi pernyataan warga tersebut, Camat Cibeber Noviyogi Hermawan  mengatakan, pihaknya menghargai aspirasi dari masyarakat sekitar yang menginginkan adanya penutupan hotel tersebut. Namun, kata dia, pertemuan ini akan dilanjutkan dengan memanggil pemilik hotel.

“Dalam audiensi ini pihak yang bersangkutan yakni manajemen Trans Hotel tidak hadir, makanya kami akan memfasilitasi tuntutan warga sekitar dimana hotel itu berdiri,” ujarnya. Ia berharap, ada sebuah solusi yang tepat bagi kedua belah pihak sehingga masalahnya bisa selesai. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here