Warga Bumi Cikande Tewas Diserang Tawon

Nasib nahas dialami Sarijo (50). Warga Bumi Cikande Indah, Blok F18, RT/RW 05/06, Kabupaten Serang itu, harus meregang nyawa setelah diserang kawanan tawon liar usai membersihkan atap rumahnya, Ahad (24/3/2019).

Informasi yang diperoleh, insiden tragis ini bermula saat Sarijo sedang membersihkan atap rumahnya menggunakan sapu lidi sekitar pukul 14.00 WIB. Tanpa disengaja, lidi yang digunakan korban malah mengenai sarang tawon liar yang tak jauh dari posisinya saat itu.

“Pada saat itu, korban dikejar dan disengat kawanan tawon dengan jumlah yang cukup banyak,” kata Kapolsek Cikande Komisaris Polisi (Kompol) Kosasih saat dikonfirmasi awak media, Senin (25/3/2019).

Meski sempat berusaha melarikan diri, Sarijo tetap tidak bisa menghindari serangan kawanan tawon tersebut. Kondisi korban makin diperparah usai warga Bumi Cikande Indah tersebut jatuh dari atap dan masuk ke kamar mandi.

Setelah terjatuh, korban untungnya masih bisa mengusir kawanan tawon dengan peralatan seadanya. Namun, sengatan hewan liar itu telanjur sudah menyerang tubuh korban dan mengharuskannya untuk dirawat di rumah sakit terdekat.

Pihak keluarga kemudian membawa Sarijo ke Rumah Sakit Hermina Cikande agar bisa mendapat perawatan. Setibanya di sana, pihak rumah sakit merekomendasikan korban agar dirawat secara intensif hingga keadannya berangsur pulih.

Tapi, saran itu malah ditolak oleh korban dengan berbagai alasan dan bersikukuh tidak mau dirawat di rumah sakit. “Setelah itu korban pulang ke rumah. Namun karena efek sengatan lebah korban melakukan pengobatan alternatif, dengan cara di kop (bekam),” ujarnya.

Setelah kembali ke rumah dan melakukan pengobatan alternatif, kondisi korban malah semakin memburuk. Sarijo pun merasakan nyeri yang lebih parah dibandingkan kondisi pertama saat ia dibawa ke rumah sakit.

Karena khawatir dengan kondisi korban, pihak keluarga akhirnya membawa Sarijo ke RSUD dr Drajat Prawiranegara Serang, Senin (25/3/2019) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Malangnya, setelah tiba di rumah sakit, nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 07.00 WIB.

“Sebelum dibawa, korban merasakan demam dan panas dingin. Selanjutnya keluarga korban membawa korban ke RSUD Serang, namun pada saat sampai RSUD korban dinyatakan sudah meninggal pagi harinya,” tutur Kapolsek.

Meski belum bisa memastikan kematian korban, namun Polsek Cikande langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang. Itu dilakukan agar sarang tawon yang mengakibatkan kematian Sarijo bisa segera dimusnahkan untuk menghindari bertambahnya korban yang lain.

“Penyebab kematian korban sampai saat ini belum bisa kami pastikan seperti apa. Namun dugaan kuatnya, karena racun lebah yang menyengat dan sudah masuk ke organ tubuh korban,” tuturnya. (Rifat Alhamidi/SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here