Minggu, 24 Juni 2018

Walikota Serang Larang Randis Dipakai Mudik

SERANG, (KB).- Wali Kota Serang, Tubagus Haerul Jaman melarang para pegawai di Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memakai kendaraan dinas (randis) untuk keperluan mudik Lebaran tahun ini. Ia menegaskan, randis hanya untuk tugas kedinasan.

“Yang namanya kendaraan dinas kan sudah ada peraturannya, jadi tidak boleh dipakai untuk hal lain termasuk mudik,” katanya kepada Kabar Banten ketika ditemui seusai menghadiri kegiatan bazar sembako murah di Kelurahan Banjar Agung, Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (24/5/2018).

Ia menuturkan, para pegawai hanya diperbolehkan menggunakan randis pada jam kerja. Sebab, hal tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 87 Tahun 2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan, dan Disiplin Kerja.

“Ya untuk kerja dipakainya, tidak boleh dipakai di luar ketentuan. Diharapkan bagi ASN yang mendapatkan fasilitas dapat menggunakannya sesuai dengan ketentuan dan aturannya,” ujarnya.

Menurut dia, untuk menjamin keamanan randis saat ditinggalkan mudik, maka ASN dapat menyimpannya di kantor. Sebab, hal tersebut dinilai dapat terjamin keamanannya, dibandingkan disimpan di rumah pribadinya.

“Kalau di kantor kan ada satpam yang menjaga 24 jam, jadi aman. Lebih baik ya seperti itu saja, walaupun ditinggal akan lebih aman,” ucapnya.

Ia mengatakan, pengawasan tetap dilakukan Pemkot Serang bagi ASN yang membandel membawa randisnya untuk mudik Lebaran. Ia akan melakukan monitoring ke setiap ASN yang mendapatkan fasilitas tersebut.

“Nanti monitoring akan dilakukan di bidang aset, jadi kalau tetap membandel akan mendapat sanksi. Bisa saja ditarik fasilitas yang dia miliki kalau tetap membandel,” tuturnya.

Ia berharap, seluruh ASN di Kota Serang dapat mematuhi aturan dan ketentuan yang ada. Selain itu, dapat menjalankan tugas pokok dan tanggung jawabnya sebagai ASN.

“Pokoknya kami mewanti-wanti, agar tidak melanggar aturan yang ada, intinya itu saja sih,” katanya.

Sebelumnya, kebijakan berbeda tentang randis dipakai mudik disampaikan Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH). WH tak mempersoalkan randis dipakai mudik.

“Ya boleh-boleh saja, emang kenapa. Pakai-pakai aja, dulu juga enggak dibolehkan. Siapa yang ngelarang,” ujarnya seusai apel awal Mei di Halaman Masjid Raya Albantani, KP3B, Kota Serang. (TM)*


Sekilas Info

Dana Parpol Segera Cair

SERANG, (KB).- Bantuan dana partai politik (parpol) sudah bisa dicairkan pada Juli 2018. Parpol peraih kursi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *