Walikota ditahan KPK, ASN Kota Cilegon diminta Tetap Fokus Kerja

CILEGON, (KB).- Aparatur Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, diminta tetap fokus kerja, pasca-Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pihak di Kota Cilegon. “Saya ingin menyampaikan beberapa hal yang pertama tentu kita prihatin dengan kejadian jumat (OTT KPK), saya mengharapkan seluruh staf eselon II, III dan seluruh staf pemerintah Kota Cilegon melaksanakan tugas sebagaimana mestinya dalam rangka pelayanan langsung terhadap masyarakat,” kata Plt. Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi saat memberi sambutan pada apel pagi di Halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Senin (25/9/2017).

Diberitakan sebelumnya, KPK melakukan OTT di beberapa tempat di Kota Cilegon, dan menetapkan 6 orang tersangka yang salah satunya Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi, dalam kasus penerimaan suap pengurusan perizinan pembangunan Transmart.  Sehubungan itu, Edi mengingatkan kepada para pegawai Pemkot Cilegon untuk tetap fokus dalam bekerja dan menjadikan masalah ini sebagai tantangan kerja yang harus dihadapi.

“Apapun yang dikabarkan di media pagi hari ini, jangan mengganggu kinerja kita, anggap itu sebagai satu tantangan bagi kita, pelajaran bagi kita, kewaspadaan kita, kehati-hatian kita, kita tentu harus berdoa semoga semuanya selesai sebagai mana mestinya sehingga Pak Wali bisa kembali bersama-sama kita,” tuturnya. Ia mengajak kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap melayani masyarakat dengan baik demi berjalannya roda pelayanan di Kota Cilegon.

Pada kesempatan itu, Edi meminta kepada ASN untuk merenung dan bekerja pada jalurnya dalam sebagai abdi masyarakat. “Jadi kita semua harus sudah mulai right on the track bekerja dengan aturan yang berlaku. Apa yang sudah kita lakukan sudah baik teruskan kalau yang belum baik hentikan. Menurut dia, pelayanan yang diberikan pemerintah, seharusnya tidak melakukan praktik yang merugikan masyarakat. (HS)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here