Wali Kota Tangerang Lantik Dirut PT TNG

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah akhirnya melantik Direktur Utama PT Tangerang Nusantara Global Edi Candra.*

TANGERANG, (KB).- Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melantik Direktur Utama (Dirut) PT Tangerang Nusantara Global (TNG) Edi Candra saat pelaksanaan apel pagi di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, Senin (19/8/2019).

Dilantiknya Dirut PT TNG tak lain untuk mengejar ketertinggalan inovasi yang ada di Kota Tangerang. “Banyak tugas-tugas yang harus diselesaikan, seperti tugas dari pak Presiden RI dan Kementerian Maritim, yaitu percepatan pembangunan PLTSA,” katanya.

Ia menuturkan, PT TNG diharuskan mengeluarkan kreativitasnya dan membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang sebagai BUMD dalam seluruh pembangunan yang ada di Kota Tangerang.

“Sebenarnya tugas PT TNG ini banyak, seperti juga parkir, internet ke rumah-rumah yang ada di Kota Tangerang, serta yang lainnya,” ujar orang nomor satu di Kota Tangerang seraya menambahkan, banyak hal yang bisa dikerjasamakan Pemkot Tangerang dan sifatnya be to be dalam rangka meningkatkan pelayanan masyarakat, PT TNG diharapkan bisa mengambil peran.

“Mudah-mudahan PT TNG bisa proaktif, melihat peluang-peluang investasi dan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat Kota Tangerang,” ucapnya.

Diketahui sebelumnya rekrutmen jabatan Direktur PT TNG berpotensi diulang, karena tiga besar nama calon yang lolos tahap seleksi terkendala perolehan nilai.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang yang juga Ketua Panitia Seleksi saat masih dijabat Dadi Budaeri ketika itu menuturkan, alasan pengulangan, karena nilai rata-rata tiga nama besar hanya mencapai 60 persen.

Menurut dia, nilai standar yang harus dicapai adalah minimal 70 persen. “Itu sudah ada tiga nama terbesar, tapi karena nilainya paling tinggi hanya 6,0, kami sampaikan kepada pak wali kota untuk dilakukan pengulangan,” tuturnya.

Seleksi jabatan Direktur PT TNG diikuti 12 calon. Tahapan demi tahapan seleksi juga sudah mereka lalui. Adapun 9 nama yang sudah tersisih, di antaranya Aulia Epriya Kembara, Ike Oktavia Berliany, Musokib, Kholisul Fatikhin, Khaidir Rivai, Syam Nugraha, Sanusi, Hendry Zein, dan Nurhalim. Sementara, tiga nama yang lolos seleksi, namun terkendala nilai, adalah Dikna Rahmada, Edi Candra, dan Lulu Sugiarto. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here