Wali Kota Serang Diminta Selesaikan Persoalan Banjir

Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi saat meninjau lokasi banjir di Lingkungan Magersari, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Serang, Selasa (19/5/2020) dini hari.*

SERANG, (KB).- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang Budi Rustandi, meminta Wali Kota Serang Syafrudin menyelesaikan persoalan banjir di Kota Serang. Hal itu disampaikannya saat meninjau lokasi banjir, Selasa (19/5/2020) dini hari.

Pada kesempatan itu, Budi juga menyalurkan ratusan paket makanan cepat saji untuk santap sahur warga yang terdampak banjir. Selain itu, ia mendirikan tenda darurat di lima titik lokasi banjir.

“Saya akan ajak wali kota untuk mengecek semua lokasi agar diketahui penyebabnya. Supaya ke depan tidak terjadi banjir lagi, harus ada penyelesaiannya,” kata politisi Gerindra itu di Lingkungan Magersari, Selasa (19/5/2020) dini hari.

Baca Juga : Hujan Deras, Sejumlah Permukiman di Kota Serang Banjir

Lima titik lokasi banjir di Kota Serang di antaranya Lingkungan Magersari Kelurahan Kota Baru Kecamatan Serang, Komplek Citra Gading Kecamatan Cipocok Jaya, Kampung Munjuljaya Kelurahan Karundang Kecamatan Cipocok Jaya, Kelurahan Angsoka Kecamatan Kasemen dan Jembatan Singandaru Kaujon Kecamatan Serang.

“Yang kita lakukan Selasa (19/5/2020) adalah penanganan jangka pendeknya dulu. Saya sudah ngecek semua lokasi alhamdulillah aman tidak ada korban jiwa,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga perumahan Citra Gading, Taufik (35) mengatakan, banjir yang terjadi kali ini merupakan yang terparah dibandingkan tahun sebelumnya. Di Citra Gading sendiri ada sekitar 120 rumah yang terendam.

“Pada tahun 2017 lalu pernah terjadi hal serupa, namun tidak separah yang terjadi saat ini,” tuturnya.

Atas kejadian itu, ujar dia, beberapa warga sempat mengungsi ke kediaman kerabatnya. Untuk sumber banjirnya berasal dari Kali Karundang yang meluap.

“Sumbernya dari Kali Karundang, bendungan di sekitar sini ada yang jebol. Sebagian warga sudah ada yang mengungsi ke rumah kerabatnya, sebagian masih bertahan,” ujarnya.

40 rumah terdampak

Terpisah, Ketua RT 02 RW 05 Lingkungan Magersari, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Serang Ardi Johari mengatakan, di wilayahnya ada sekitar 40 lebih rumah yang terdampak banjir dengan ketinggian air 50 sampai 100 sentimeter. Atas kejadian itu, sebagian warga mengungsi ke musala.

“Air meluap dari Kali Cibanten sekitar pukul 18.00 WIB, saat warga sedang berbuka puasa,” tutur Ardi. (Masykur/SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here