Wali Kota Serang Desak Pemkab Serang, Bankeu untuk Bangun Puspemkab

SERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam pemberian Bantuan Keuangan (Bankeu) dalam jumlah besar kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.

Hal ini, agar Pemkab Serang dapat segera membangun Puspemkab yang kemudian melimpahkan aset ke Pemkot. Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, sangat mendukung kucuran Bankeu yang cukup besar kepada Pemkab Serang, guna membangun Puspemkab.

“Kami juga mendukung kalau memang anggaran yang diberikan provinsi kepada Pemkab Serang itu untuk membangun Puspemkab. Jadi tidak disalahgunakan,” ujarnya, Selasa (12/11/2019).

Hal itu juga, kata dia, agar Pemkab Serang tidak menyalahkan Pemkot Serang, apabila terus mendesak untuk segera melimpahkan aset yang ada. Namun, pihaknya akan merasa kecewa apabila anggaran yang besar tersebut tidak digunakan untuk membangun Puspemkab. Sebab, Pemkot membutuhkan banyak lahan untuk digunakan OPD, yang saat ini masih dimiliki oleh Pemkab.

“Misalkan anggaran yang seharusnya untuk Puspemkab itu ternyata dipakai untuk bangun yang lain, tentu kami pasti sangat kecewa jika seperti itu. Dan jika memang tidak digunakan untuk membangun Puspemkab. Itu juga bukan salah Pemprov Banten. Tapi jangan salahkan kami juga kalau terus mendesak agar melimpahkan aset kepada kami,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, saat ini Pemkab Serang sudah tidak memiliki alasan untuk tidak membangun Puspemkab. Sebab, Pemprov Banten telah menganggarkan untuk itu, dan Bankeu yang diberikan pun jumlahnya lebih besar dari pemkot.

“Dengan adanya bankeu yang besar ini, semoga Bupati Serang dapat segera membangun Puspemkab. Karena kan sudah tidak ada alasan lagi, kalau Pemkab tidak memiliki anggaran untuk bangun itu (Puspemkab). Jelas, itu ada anggaran besar dari Pemprov Banten,” ucapnya.

Pemkab Serang, kata dia, selalu menolak untuk melimpahkan aset, dengan alasan belum adanya Puspemkab Serang. Namun, saat ini, pemkab telah diberikan jalan untuk membangun Puspemkab itu. “Maka, segera bangun itu Puspemkab. Sehabis itu, serahkan seluruh aset yang seharusnya sudah milik Kota Serang. Karena kami membutuhkannya,” katanya.

Ia juga mencontohkan, gedung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang yang saat ini telah digugat kepemilikannya oleh Pusat Koperasi Unit Desa (Puskud). Sehingga, Pemkot Serang membutuhkan gedung baru untuk memindahkan Dindikbud.

“Ini juga jadi pembelajaran buat Pemkab Serang. Kalau mau melimpahkan aset, harus jelas surat-suratnya. Jangan sampai hanya secarik kertas saja. Nanti bisa digugat seperti gedung Dinas Pendidikan Kota Serang ini,” ujarnya. (Rizki Putri/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here