Wali Kota Serang Akui Masih Banyak Kekurangan

Syafrudin, Wali Kota Serang.*

SERANG, (KB).- Wali Kota Serang Syafrudin angkat bicara soal keprihatinan Gubernur Banten Wahidin Halim yang menyebut Kota Serang jorok dan tidak beradab. Ia mengatakan, masih banyak kekurangan, terutama dalam penanganan sampah di Kota Serang.

Menurut dia, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang masih kekurangan sarana dan prasaran. Seperti armada pengangkut sampah yang hanya sekitar 28 unit, menurut dia, masih sangat jauh dari kata ideal. Terlebih, armada angkut tersebut kebanyakan merupakan warisan dari Kabupaten Serang.

“Idealnya di Kota Serang ini 120 unit yang sudah siap kalau menurut perhitungan saya. Jadi itu menjadi suatu kelemahan,” kata mantan Kepala DLH Kota Serang tersebut, kepada wartawan di Kota Serang, Kamis (18/7/2019).

Selanjutnya, yang masih jadi kekurangan, adalah tempat pembuangan Sampah (TPS) dan kontainer yang juga masih jauh dari kata ideal. Saat ini, kontainer jumlahnya hanya berada di bawah 50 unit, padahal idealnya untuk Kota Serang berada di kisaran 500 kontainer.

“Jadi, mudah-mudahan ke depan selalu kami pacu untuk ditingkatkan anggarannya dan tahun 2019 ini ditambah kendaraan 6 unit. Mudah-mudahan tahun 2020 ditambah lagi 10 sekaligus juga kontainernya, sehingga masyarakat juga dalam membuang sampah tidak acak-acakan,” ujarnya.

Ia menuturkan, akan ada penambahan lahan untuk menambah daya tampung sampah di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong yang sudah berusia sekitar 40 tahun tersebut. “TPAS Cilwong sementara ini ada penambahan lahan dan mungkin nanti (jelasnya) di DLH,” ucapnya.

Menurut dia, apa yang disampaikan Gubernur Banten Wahidin Halim merupakan sebuah harapan, agar Ibu Kota Provinsi Banten lebih bersih lagi. Ia meyakini, Pemprov siap bersinergi dengan pemkot dalam menciptakan Kota Serang yang bersih. “Saya kira provinsi juga bersama mengharapkan Kota Serang juga bersih dan insya Allah provinsi juga ngebantu,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim prihatin dengan kondisi Kota Serang. Ia menilai, sebagai Ibu Kota Provinsi Banten, Kota Serang yang seharusnya nyaman dan ramah. Namun sebaliknya, justru sepanjang jalan perkotaan terlihat jorok dan tidak beradab. (Masykur/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here