Wali Kota Minta Jangan Ada Dualisme di HIPMI Cilegon

CILEGON,(KB).- Wali Kota Cilegon Edi Ariadi meminta kepada pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cilegon jangan ada dualisme lagi. Permintaan ini disampaikan Edi usai membuka Musyawarah Cabang HIPMI VI di salah satu hotel Kota Cilegon.

“Tadi sempat tegang. Kemudian ada penjelasan dari sekretaris HIPMI sebagai ketua panitia bahwa masalahnya sudah clear dan saya meminta agar jangan lagi ada dualisme,” tegasnya, Kamis (8/8/2019).

Edi mengaku menyambut baik asosiasi, forum atau organisasi pengusaha lokal. Oleh karena itu, menurut Edi, Pemkot akan menjembatani para pengusaha dengan investor ataupun kalangan industri.

“Saya mengapresiasi atas muscab ini dan meminta kepada pengusaha lokal agar fokus dalam melaksanakan tugas. Ke depan, pemkot akan mengakomodasi kepentingan para pengusaha sehingga terjalin sinergitas yang cukup baik,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Panitia Muscab M Rizky mengatakan permasalahan itu sudah clear,karena muscab yang digelar saat ini sudah mempunyai kekuatan hukum.

“Kami memegang SK kegiatan ini dan muscab yang dilakukan sebelumnya adalah ilegal. Permohonan maaf juga kami sampaikan karena Ketua BPC HIPMI Cilegon tidak bisa hadir,” tuturnya.

Hadir pada kesempatan itu Ketua Kadin Cilegon Sahruji, Ketua FKPC Husen Saidan, perwakilan kalangan industri, perbankan, dan sejumlah tamu undangan lainnya. (HS)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here