Wali Kota Cilegon Minta Gratiskan SPP SMA

CILEGON, (KB).- Peralihan kewenangan pengelolaan pendidikan menengah ke atas dari pemerintah kabupaten (pemkab) atau pemerintah kota (pemkot), mulai dirasakan langsung warga Kota Cilegon, termasuk Wali Kota Cilegon, Iman Ariyadi.  Ia mengatakan, mendapatkan keluhan bertubi-tubi dari masyarakat, terkait diberlakukannya kembali sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) untuk sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK).

Menanggapi keluhan tersebut, politikus Partai Golkar tersebut menuturkan, akan berusaha mendorong diberlakukannya kembali SPP gratis pada sekolah pendidikan menengah ke atas di Kota Cilegon. Hal tersebut akan disampaikan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Banten dalam waktu dekat.
“Bahkan, saya akan minta pak gubernur (Wahidin Halim) untuk mengembalikan regulasi SPP gratis untuk sekolah menengah atas/sekolah menengah kejuruan (SMA/SMK), setidaknya untuk di Kota Cilegon. Karena, masyarakat telah lama terbiasa dengan program SPP gratis ini,” katanya di sela-sela monitoring bulan vaksin Measles Rubella, di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Kota Cilegon, Rabu (2/8/2017).

Ia menuturkan, permintaan tersebut dinilai tidak akan memberatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten. Mengingat jumlah siswa sekolah pendidikan menengah ke atas di Kota Cilegon tidak terlalu banyak. “Tidak akan terlalu membebani kok, jumlah siswa SMA/SMK di Cilegon kan sedikit. Barangkali kalau memang ada cara, Pemkot Cilegon siap membantu menggratiskan SPP SMA/SMK,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, Kepala Disdik Kota Cilegon, Muhtar Gojali mengatakan, telah berkoordinasi dengan pihak Disdik Provinsi Banten terkait persoalan tersebut. Hanya saja untuk saat ini, belum terlihat solusi untuk mengembalikan program SPP gratis. “Pengalihan pengelolaan sekolah menengah ke atas kan baru tahun ini. Sebutlah masih masa transisi, jadi belum terlihat solusinya berkaitan dengan penggratisan SPP,” ucapnya.

Ia berharap, persoalan tersebut mulai terjawab pada 2018. Di mana program SPP gratis dianggarkan pada APBD Banten 2018. “Kami berharap, APBD Banten 2018 bisa mengakomodasi permintaan Kota Cilegon, agar SPP anak-anak SMA/SMK digratiskan,” tuturnya. Menurut dia, program penggratisan SPP sangat penting. Sebab,ini mampu meminimalisir angka siswa putus sekolah. Salah satu faktor putus sekolah tersebut, karena persoalan anggaran. Ada yang tidak mampu membayar SPP. (Sigit/Job)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here