Waktu Tunggu Haji di Provinsi Banten Capai 21 Tahun

Dr. H. Machdum Bachtiar, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Banten.*

SERANG, (KB).- Antrean berangkat haji di Provinsi Banten terbilang cukup lama, yakni 21 tahun. Oleh karena itu, bagi masyarakat yang baru mendaftar tahun ini, maka akan diberangkatkan pada tahun 2040 mendatang. Alasannya, karena tingginya animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji, sementara kuota terbatas.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Banten Machdum Bahtiar, saat dihubungi Kabar Banten, Kamis (8/8/2019).

“Banyaknya masyarakat yang mendaftar haji, sehingga mengakibatkan waktu tunggu yang cukup lama. Selain itu juga kuota yang sangat terbatas, walaupun ada penambahan kuota, tapi tetap belum mencukupi animo masyarakat untuk beribadah haji,” kata Machdum.

Ia mengatakan, kuota haji Banten yang sebelumnya 9.420 menjadi 9.745 orang. “Banyaknya masyarakat yang mendaftar dikarenakan dari tingkat ekonomi masyarakat semakin baik,” ujarnya.

Machdum mengatakan, saat ini jemaah yang sedang menjalankan ibadah haji akan melaksanakan wukuf di Arafah pada 10 Agustus 2019. Kegiatan tersebut memerlukan kekuatan fisik, sehingga jemaah calon haji diimbau untuk menjaga kesehatan mereka.

“Jemaah untuk mempersiapkan diri, baik persiapan fisik maupun mental, untuk menghadapi puncak haji yakni wukuf di padang Arafah, mabit di Muzdalifah, mabit di Mina sekaligus lontar jumrah. Jemaah calon haji untuk mempersiapkan fisik dengan baik untuk menghadapi puncak haji,” tuturnya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here