Wahidin Halim-Andika Akan Miliki Rumah Dinas Baru

SERANG, (KB).- Pemprov Banten berencana membangun rumah dinas untuk Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy. Hal itu dilakukan untuk melengkapi fasilitas keduanya agar lebih maksimal dalam bekerja.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Pemprov Banten Mahdani menuturkan, rencana pembangunan runah dinas muncul dalam evaluasi Pemprov Banten beberapa waktu lalu.

“Waktu evaluasi Pak Gubernur kemarin, salah yang dibahas rumah dinas, jadi beliau mengarahkan coba cari lahan yang ideal rumah gub (gubernur) sama rumah Bapak Wagub,” ujarnya.

Studi kelayakan akan dimulai pada perubahan APBD 2019, pembangunannya diharapkan mulai berjalan tahun depan. “Jadi kan ada ketentuan, berapa luasnya karena di sana (rumah gubernur dinas di Kota Serang) kan belum ideal, pas,” katanya.

Selain rumah dinas yang ada saat ini belum ideal, rencana pembangunan rumah dinas juga mempertimbangkan kondisi Wakil Gubernur yang belum memiliki rumah dinas.

“Juga memang hari ini rumah Pak Sekda masih sewa kan. Jadi kalau kemungkinan (pembangunan terealisasi) begitu, rumah itu (rumah dinas gubernur saat ini) buat Pak Sekda, nah itu cari lokasi ideal,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy belum mengetahui detail rencana pembangunan rumah dinas.

“Tanya ke (Dinas) Perkim, mau dibangun enggak. Makanya tanya proses perencanaannya gimana Pak Yanuar (Kepala Dinas Perkim). Kan fasilitas rumah dinas harus lengkap untuk menerima tamu, istilahnya sama saja kantor, kantor dinas,” tuturnya.

Selama ini ia belum memiliki rumah dinas, ia menempati rumah pribadinya sebagai rumah dinas. Terkait bekas rumah dinas di Pendopo Lama Gubernur Banten, ia menjelaskan, lokasi itu sudah dijadikan museum. “Jadi engga bisa ditempatin udah jadi museum,” ujarnya.

Menurutnya, rumah dinas sudah menjadi kebutuhan melekat bagi seorang kepala daerah.

“Kalau kebutuhan yang melekat di posisi jabatan kan harusnya segera juga. Karena kan rumah dinas itu juga salah satu fasilitas kepala daerah untuk menunaikan kinerjanya lebih maksimal lagi. Kan di sana rumah dinas, tidak setiap saat kita harus di sini (pendopo) juga,” ucapnya. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here