Waduh! Pencaker Serbu Kantor Disnakertrans Kota Serang

Para pencari kerja mengantri untuk pembuatan kartu kuning di kantor pelayanan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang, Selasa (2/6/2020).*

SERANG, (KB).- Puluhan pencari kerja (Pencaker) “menyerbu” kantor pelayanan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang, Selasa (2/6/2020). Mereka antre dan berdesakan tanpa menghiraukan jarak sosial atau psycal distancing di tengah Pandemi Covid-19.

Seorang pencaker asal Walantaka Kota Serang Busro mengatakan, tidak ada petugas yang mengimbau untuk menjaga jarak sosial dan penggunaan masker.

“Dari tadi memang tidak ada (petugas). Jadi, ya kami antre seperti biasa saja, tidak ada jarak sosial,” katanya.

Selain berdesakan, beberapa diantara pencaker pun terlihat tidak mengenakan masker, termasuk Busro. “Saya bawa masker, tapi dipakainya ketika naik kendaraan, di jalan saja nanti. Soalnya saya tidak terbiasa pakai masker, jadi engga betah. Tapi bukan saya saja yang tidak pakai, ada yang lain juga,” ucapnya.

Meski demikian, ia mengaku antrean pembuatan kartu kuning tidak seramai seperti biasanya. “Pelayanannya lebih cepat, saya sudah menunggu sejak pukul 09.00 mendaftar dan selesai membuat kartu kuning sekitar pukul 10.30. Biasanya kan lama, bisa sampai sore kalau tidak ada pendemi,” ujarnya.

Sementara, seorang pencaker lainnya Muhamad Syahrul Hazizi mengatakan, dirinya sengaja membuat kartu kuning untuk mempersiapkan bila sewaktu-waktu ada lowongan pekerjaan. “Buat persiapan saja, kalau nanti perusahaan membuka lowongan kerja,” ucapnya.

Sebab, selama satu bulan terakhir ini, dirinya sudah tidak lagi bekerja akibat terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) di tempat kerjanya akibat Covid-19. “Iya, saya termasuk orang yang terkena dampak dari lockdown (Covid-19). Karena di tempat saya kerja ikut terdampak, bahkan ada beberapa orang lainnya pun kena PHK,” katanya.

Kepala Disnakertrans Kota Serang Akhmad Benbela mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sistem aplikasi untuk membantu masyarakat dalam mencari pekerjaan. “Dalam aplikasi tersebut, nantinya masyarakat akan mendapatkan informasi tentang lowongan pekerjaan di beberapa perusahaan. Begitu juga dengan perusahaan, dapat melihat kapasitas dan keahlian pencaker sesuai dengan kebutuhan dari perusahaan,” ucap Benbela. (Rizky Putri)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here