Wabah DBD Mulai Serang Warga

Seorang petugas melakukan Fogging di Kelurahan Kadomas, Kecamatan/Kabupaten Pandeglang. Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi menyebarnya wabah DBD di wilayah tersebut.*

PANDEGLANG, (KB).- W‎abah Demam Berdarah Dangue (DBD) yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti mulai menyerang warga. Saat ini, sudah ‎empat orang warga yang terindikasi DBD di Kelurahan Kadomas, Kecamatan/Kabupaten Pandeglang.

Menurut informasi warga Kadomas, korban yang hingga kini terkena DBD yakni H. Yana bersama putranya, guru Entis dan Ica. Para korban sekarang sudah mendapatkan pengobatan dari Puskesmas Pandeglang. Meski demikian, kondisi korban masih lemas.

Ketua RT 02/RW 07, Kelurahan Kadomas, Pandeglang  Irfan Korpriana membenarkan ada warganya yang terindikasi DBD. Mereka sudah mendapatkan pengobatan dari Puskesmas setempat.

“Ya, kemarin juga petugas Puskesmas dan Dinkes sudah melakukan fogging atau pengasapan untuk membasmi sarang nyamuk DBD,” kata Irfan kepada Kabar Banten, Kamis (9/1/2020).

Hal hampir senada dikatakan Ketua RT 0‎3, Parman Suparman mengatakan, sudah ada empat warga yang terindikasi DBD. Meski demikian, warga sudah meminta kepada Puskesmas dan Dinkes untuk melakukan fogging.

“Alhamduillah, kemarin semua rumah warga sudah dilakukan fogging terutama di sarang-sarang jentik nyamuk pembawa wabah DBD,” ujarnya. (EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here