Visi Misi Calon Rektor Untirta, Bawa Untirta ke Level Internasional

Empat calon Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa periode 2019-2023 Agus Ismaya Hasanudin (kiri), Fatah Sulaiman (kedua kiri), Suherman (kedua kanan), Tubagus Ismail (kanan) menunjukkan nomor urut sebelum menyampaikan pemaparan visi misi dan Program kerja bakal calon rektor di Gedung Center of Excellence Fakultas Teknik Untirta, berlokasi Jalan Jenderal Sudirman KM 03 Cilegon Barat, Rabu (10/4/2019). Acara ini dipandu Direktur Kabar Banten, Rachmat Ginandjar.*

SERANG, (KB).- Empat calon rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) periode 2019-2023 menyampaikan pemaparan visi misi dan program kerja, di gedung Center of Excellence (CoE) Fakultas Teknik Untirta, Rabu (10/4/2019). Keempatnya mengingingkan membawa Untirta ke level internsional.

Keempat balon rektor tersebut yakni DR.H.Agus Ismaya Hasanudin, DR.H.Fatah Sulaiman, DR.H.Suherman,IR dan Prof. DR. H. Tubagus Ismail.

Mereka menjelaskan visi misi dan program kerjanya dihadapan Sekertaris Direktorat Jenderal (Dirjen) Kelembagaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Agus Indarjo, Ketua dan Anggota Senat, Dewan Pertimbangan Untirta, Sivitas Akademika Untirta, Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Untirta.

Calon Rektor Untirta Agus Ismayah mengatakan, berusaha mewujudkan Untirta menjadi kampus terbaik. Pada 2019 masuk pada 80 besar, 2020 masuk pada 75 besar, 2021 masuk pada 65, 2022 masuk pada 55, dan 2023 masuk pada 40 besar.

Ada 7 program kerja yakni meningkatkan kapasitas SDM dosen dan karyawan, meningkatkan kemampuan dan daya saing lulusan. Selanjutnya, penguatan tata kelola yang baik, pengembangan dan peningkatan infrastruktur kampus, penguatan struktur dan kemandirian keuangan, peningkatan produktivitas riset, strategis, inovatif dan kepakaran dosen, serta peringkat pengabdian dan interaksi dengan pemerintah sawata dan masyarakat.

“7 program yang akan dilaksanakan, dan Insya Allah jika saya menjadi Rektor tentu menjadikan kampus Untirta masuk ke 40 Besar sampai pada jabatan saya berakhir. Dengan program kewirausahaan berkelanjutan, artinya kita tidak perlu menanyakan pada mahasiswa kemana ingin bekerja. Akan tetapi, kita fokus untuk menciptakan lapangan pekerjaan,” katanya.

Calon Rektor Untirta Tubagus Ismail mengatakan, untuk membawa Untirta berbasis Internasional. Alasanya, sesuai dengan visi yakni universitas berbasis riset internasional. “Tidak lagi menggunakan bahasa Indonesia dalam penulisanya, karena Untirta sudah Akreditasi A. Tentu, sistem informasi harus jadi komprehensif, dan terintegrasi dari awal hingga akhir,” katanya.

Calon Rektor Untirta Suherman mengatakan, dirinya akan melanjutkan rektor sebelumnya seperti penataan gedung, infrastruktur dan fasilitas yang masih berjalan. Nanti, akan dilanjutkan program-program yang belum diselesaikan, seperti gedung di Sindangsari, bantuan Islamic Development Bank (IsDB), dan akan ditambah tempat-temapt lain. “Saya melanjutkan perjuangan yang sudah ada.

Dengan diraihnya Akreditasi A, tentunya dipertahankan dan ditingkatkan hingga mendapatkan akrediatsi internasional. “Fokus saya meningkatkan sumber daya manusia, karena SDM kita betul-betul ditingkatkan kualitasnya. Infrastruktur dan lainnya itu, bagaimana dengan SDM-nya. Kalau SDM-nya melemah, tentu tidak akan terlaksana,” katanya.

Sementara itu, calon rektor Untirta Fatah Sulaiman mengatakan, untuk menuju word class university diperlukan Intergrated university, smart university dan green. Hal tersebut dapat menghasilkan beberapa manfaat yakni memberikan kontrol penuh atas pemanfaatan SDM, intergrasi diantara berbagai oprasi akademik dan administrasi.

“Saya mempunyai tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan rektor sebelumnya, sehingga secara administratif harus ada yang melanjutkan, mudah-mudahan berjalan dengan lancar,harus menjadi rektor yang lebih baik dari rektor sebelumnya,” katanya.

Sementara itu, Rektor Untirta Sholeh Hidayat mengatakan, visi misi dari seluruh balon rektor tersebut sangat baik, mempunyai orientasi dan arah kedepan untirta tentu lebih meningkat, lebih maju lagi, bahkan mencapai keunggulan bukan hanya ragional, dan nasional tetapi sampai pada Internasional.

“Perlu diapresiasi, dari pikiran-pikiran yang disampaikan bakal calon rektor, dan saya memberikan apresiasi tentu saja sebagai rektor yang sedang menjabat bahwa mereka akan meneruskan apa yang sudah baik ditingkatka dan yang masih kurang diperbaiki,” katanya. (DE/SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here