Verifikasi CASN Kota Serang, Ratusan Pelamar tak Lolos Administrasi

SERANG, (KB).- Ratusan pelamar calon aparatur sipil negara (CASN) di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS), setelah dilakukan proses verifikasi oleh tim panitia seleksi daerah.

Kepala Bidang Administrasi Kepegawaian pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang Husaini mengatakan, proses verifikasi administrasi bagi pelamar di Lingkungkan Pemkot Serang sudah selesai dilaksanakan.

Sejak dibuka pendaftaran CASN, jumlah pendaftar di Kota Serang sebanyak 4.050. Namun, dari jumlah itu yang mengisi kolom lamaran secara lengkap hanya sebanyak 3.877 orang.

“Verifikasi sudah selesai dilaksanakan pada hari Ahad kemarin. Dari 3.877 itu setelah diverifikasi yang masuk hanya 3.213 orang, sisanya tidak memenuhi syarat (TMS),” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (9/12/2019).

Ia menuturkan, pelamar TMS tersebut, didominasi oleh pelamar yang tidak sesuai dengan pendidikannya. Selain itu, ada juga pelamar yang salah sasaran. Mereka bertujuan melamar di Lingkungan Pemkot Serang, tetapi dalam lamarannya ditujukan ke kabupaten/kota lain.

“Yang TMS itu mayoritas, karena tidak sesuai pendidikan, pendidikan yang dimiliki dengan formasi yang dilamar. Padahal, pendidikan itu banyak formasi lainnya,” ujarnya.

Selanjutnya, jumlah pelamar yang sudah dilakukan verifikasi tersebut, akan diumumkan untuk mengikuti proses CAT. Namun, pihaknya juga akan memberikan waktu sanggahan bagi pelamar yang merasa sudah sesuai persyaratan, tapi dinyatakan TMS.

“Pengumumannya secara nasional secara serentak. Namun, mungkin waktunya tentatif, sebab ada sebagian kabupaten/kota yang sudah ada yang belum,” ucapnya.

Untuk formasi bagi disabilitas, tutur dia, pihaknya membuka kuota sebanyak empat orang, dengan jumlah pelamar sebanyak tujuh orang. Namun, setelah dilakukan verifikasi hanya tiga orang yang dinyatakan memenuhi syarat. Hal tersebut, karena sisanya tidak memiliki pengantar dari dokter, bahwa dia dinyatakan difabel.

“Yang empat memang tidak bisa dikatakan difabel, mungkin karena kecelakaan atau tidak ada keterangan dari dokter, bahwa dia difabel,” tuturnya.

Meskipun tidak memenuhi kuota, kata dia, bukan berarti pelamar difabel otomatis lolos pada CASN 2019. Mereka tetap harus mengikuti proses hingga rampung.

Selain itu, dari tiga difabel yang memenuhi syarat itu semuanya memilih formasi pendidikan (guru). Padahal, untuk kuota formasi pendidikan bagi difabel hanya dua orang. “Jadi, walaupun ada tiga tetap harus bersaing,” katanya. (Masykur/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here