Usut Kejanggalan Lelang Proyek

PANDEGLANG, (KB).- Ketua Komisi III DPRD Pandeglang, Iing Andri Supriadi meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang agar mengusut tuntas dugaan kejanggalan lelang proyek di Unit Layangan Pengadaan (ULP) Pandeglang. Iing pernah mempertanyakan pemenang lelang ke ULP. Dan kami tanyakan juga soal surat penawarannya diatas pagu anggaran indikatif.

”Komisi III sudah pernah memanggil pihak ULP dan Pokja terkait kejanggalan lelang. Namun jawabannya hasil koreksi aritmatik penawarannya di bawah pagu indikatif. Pokja beralasan membuktikannya tidak serta merta melihat harga penawaran tetapi melihat koreksi aritmatik. Itulah keterangan dari pokja,” kata Ketua Komisi III DPRD Pandeglang, Iing kepada Kabar Banten, Senin (25/12/2017).

Pihaknya mendukung kejaksaan yang sudah memanggil pihak ULP. Meski begitu, dia berharap penuntasan kasusnya harus profesional. ”Kami harus menghargai proses hukum yang saat ini sedang berjalan. Kalau memang dari persoalan itu ada indikasi tindak pidananya, silakan diproses secara profesional hingga tuntas,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pandeglang, Ajat Sudrajat mendukung langkah Kejari menuntaskan semua kasus yang terjadi dalam lelang proyek di Pandeglang. Pihaknya meyakini setiap lelang proyek banyak dugaan kejanggalan. Ajat meminta Kejaksaan agar menuntaskan penanganan setiap kasus. Jangan sampai ada kasus yang tidak lanjut. ”Kami berharap agar Kejari mengusut tuntas kasus dugaan kejanggalan lelang proyek,” ucapnya. (IF)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here