Jumat, 22 Juni 2018

Usai Ngamar dengan Kekasih, Wanita Diperkosa Polisi Gadungan

TANGERANG, (KB).- AM (27), seorang wanita muda asal Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang diperkosa JS (36) yang berpura-pura mengaku sebagai seorang polisi. Tak hanya harus melayani nafsu bejat pelaku, AM juga dipaksa menyerahkan sejumlah uang. Peristiwa bermula ketika AM seusai “ngamar” dengan teman prianya, ND di salah satu hotel Kota Tangerang, Jumat (2/2/2018) lalu.

Saat motor mereka keluar dari area hotel, pelaku membuntuti pasangan tersebut. Ketika sampai di Jalan Sumur Pacing, motor korban dipepet pelaku. Kepada korbannya, pelaku mengaku sebagai anggota polisi sambil menunjukkan airsoft gun, borgol, dan kaus dalam warna cokelat berlogo Pam Obvit. Pelaku lalu mengancam korban dan meminta sejumlah uang. “Pelaku meminta uang senilai Rp 5 juta, jika tidak diberi mengancam akan membawa ke kantor dan memberi tahu orangtuanya,” kata Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Harry Kurniawan, Jumat (9/2/2018).

Karena korban tidak memiliki uang, pelaku meminta teman laki-laki korban untuk mencari uang dan mengambil KTP-nya sebagai barang bukti. Pelaku lalu mengajak korban AM ke ATM untuk menarik sejumlah uang dengan menggunakan sepeda motor milik pelaku. “Korban hanya memiliki uang Rp 950.000 di dalam ATM, lalu pelaku mengajaknya ke salah satu hotel Kota Tangerang dan mengancam korban jika tidak menuruti akan dibawa ke kantor polisi,” ujarnya.

Korban yang ketakutan menuruti keinginan pelaku untuk masuk ke dalam kamar Nomor 44 salah satu hotel Karawaci. Pelaku lalu melakukan perbuatan bejatnya kepada korban. “Teman laki-laki korban, yakni ND merasa curiga, akhirnya menceritakan kepada temannya dan melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Metro Tangerang Kota,” ucapnya. Petugas langsung menyergap pelaku yang saat itu masih berada di dalam kamar hotel bersama korbannya.

Setubuhi 39 wanita

Unsur Polres Metro Tangerang yang berhasil menangkap JS mendapatkan pengakuan yang mengejutkan. JS ternyata sudah memerkosa dan memeras 39 wanita. Aksi tersebut 22 kali dilakukan di wilayah Tangerang dan 17 kali dilakukan di wilayah Jakarta Barat. “Pelaku mengaku telah melakukan perbuatan itu sebanyak 39 kali, di mana 22 kali dilakukan di Kota Tangerang dan 17 kali di Jakarta Barat,” ucapnya.

Kepada polisi, JS yang tinggal mengontrak di Kampung Guji, RT03/RW02, Kelurahan Duri Kelapa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat tersebut, memulai aksinya dari Jakarta Barat dengan modus mengincar pasangan yang baru keluar dari kamar hotel.
Seperti yang dilakukan kepada AM, pelaku membuntuti korban yang baru keluar dari hotel bersama kekasihnya, lalu memepet korban dan menunjukkan airsoft gun dan borgol sambil mengancam akan membawa korban ke kantor polisi. Korban yang ketakutan dimintai uang, lalu diperkosa.

“Saat sedang dilakukan pemeriksaan di kontrakannya, pelaku berusaha melarikan diri hingga terpaksa dilakukan tindakan tegas,” tuturnya. Untuk mengungkap kejahatan pelaku lainnya, unsur Polres Metro Tangerang kini sedang melakukan pemeriksaan intensif kepada pelaku. Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan dan Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan dengan ancaman pidana penjara 12 tahun dan 9 tahun. (DA)***


Sekilas Info

Oknum BNN Peras dan Pukuli Warga Sepatan

TANGERANG, (KB).- Oknum Badan Narkotika Nasional (BNN) mengaku-ngaku sebagai polisi dan memanfaatkan profesi fiktif tersebut, untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *