Usai Kencan, Wanita Muda Dibunuh di Apartemen

TANGERANG, (KB).- Misteri pembunuhan terhadap Sulastri (20), di Apartemen Habitat, Kelurahan Bencongan Indah, Kecamatan Kelapa Dua pada Sabtu (11/5/2019) lalu terungkap. Satreskrim Polres Tangsel berhasil mengamankan seorang pria bernama Agus Susanto (36).

“Penyidik melakukan pemeriksaan beberapa orang saksi, termasuk pemeriksaan CCTV yang ada di apartemen, didapatlah petunjuk, bahwa yang melakukan perbuatan tersebut, diduga adalah orang yang terakhir bertemu dengan korban di dalam apartemen,” kata Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong, Tangsel, Selasa (14/5/2019).

Atas dugaan tersebut, kemudian pihaknya mendapatkan petunjuk ciri-ciri pelaku. “Sehingga diamankan seorang tersangka atas nama Agus Susanto,” ujarnya.

Motif pembunuhan sendiri, ungkap dia, korban dibunuh oleh pelaku, karena tergiur ingin menguasai harta korban. “Karena ingin menguasai barang-barang berharga milik korban, berupa uang tunai Rp 5 juta dan 2 unit HP. Ini yang menjadi motif tersangka melakukan perbuatan tersebut,” ucapnya.

Selain itu, tutur dia, korban dibunuh usai berkencan dengan tersangka. Ia menuturkan, kencan antara Sulastri dengan tersangka berawal dari komunikasi keduanya melalui aplikasi pesan elektronik, yakni WeChat. “Keduanya berkomunikasi melalui aplikasi WeChat,” tuturnya.

Baca Juga : Wanita Muda Asal Pandeglang Tewas di Apartemen

Berawal dari percakapan di dunia maya tersebut, lanjut dia, akhirnya mereka berdua sepakat untuk bertemu di Apartemen Habitat pada Sabtu (11/5/2019). “Mereka janjian melakukan kencan di TKP (Apartemen Habitat). Biayanya Rp 400.000 sekali kencan,” katanya.

Sampai akhirnya, ujar dia, sekitar pukul 18.00 WIB tersangka menghampiri korban di apartemen dan melanjutkan kencannya di dalam kamar. Namun diluar dugaan, ternyata niat tersangka untuk berkencan, justru berubah karena melihat barang-barang berharga milik korban.

“Karena ingin menguasai barang-barang berharga milik korban, berupa uang tunai Rp 5 juta dan 2 unit HP. Ini yang menjadi motif tersangka melakukan perbuatan tersebut,” ucapnya.

Usai melakukan perbuatan kejinya, pelaku kemudian meninggalkan lokasi tersebut. Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku berbekal rekaman CCTV, karena pelaku adalah orang terakhir yang meninggalkan kamar korban sebelum korban ditemukan dalam kondisi tewas sekitar pukul 19.00 WIB.

Tersangka sendiri, diakui dia, dibekuk petugas di Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Ahad (12/3/2019) sekitar pukul 13.00 WIB. Atas perbuatannya, lanjut dia, tersangka dijerat pasal berlapis, dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati.

“Tersangka kami jerat dengan pasal 340 subsider pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia, dengan ancaman maksimal hukuman mati dan minimal 15 tahun penjara,” tuturnya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here