Untuk Program BPNT, Dinas Pertanian Siapkan Dua Ton Beras Jaseng

SERANG, (KB).- Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang menyiapkan sekitar dua ton beras Jaseng, untuk kebutuhan program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di Kabupaten Serang. Beras tersebut, nantinya akan disalurkan kepada semua elektronik warung gotong royong (e-Warong) yang ada.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Distan Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengatakan, rencana tersebut, saat ini masih dalam pembahasan bersama. Sebab, sebelumnya Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta, agar beras petani Kabupaten Serang dapat dimanfaatkan juga oleh masyarakat di Kabupaten Serang. Salah satunya untuk keluarga penerima manfaat (KPM).

“Kami sediakan dua ton beras Jaseng untuk e-Warong. E-Warong itu termasuk ke dalam program BPNT,” katanya kepada Kabar Banten, Sabtu (13/7/2019).

Ia menuturkan, meskipun belum resmi berjalan, namun pihaknya terus berupaya untuk bisa masuk dalam kegiatan e-Warong. Sejauh ini, Distan juga sudah mendata jumlah e-Warong yang ada di semua kecamatan serta petani di Kabupaten Serang juga telah menyediakan beras yang nantinya dibutuhkan untuk e-Warong.

“Kemarin sudah ada data e-Warong dan persiapan petani juga sudah menyiapkan. Tetapi, belum tanda tangan kontrak antara e-Warong dengan petani kami,” ujarnya.

Saat ini, dia menjelaskan, pelaksanaan untuk e-Warong atau BPNT tertunda, karena adanya keinginan kepala Bulog RI, agar alokasi untuk Bulog dari seluruh e-Warong se-Indonesia itu 30 persen dari daerah Indonesia Timur. Selain itu, dari informasi yang didapatkan, bahwa e-Warong sepenuhnya akan dikembalikan kepada Bulog sebagai penyedia tunggal.

“Katanya dengar kabar e-Warong sepenuhnya akan dikembalikan ke Bulog sebagai penyedia tunggal. Kami tunggu saja,” ucapnya.

Ia menuturkan, jika Bulog menjadi penyedia tunggal, pihaknya berharap, beras dari petani lokal dapat dimanfaatkan untuk e-Warong. Selain itu, dengan adanya beras Jaseng tersebut, para KPM juga dapat menikmati beras kualitas baik dari Kabupaten Serang. Saat ini, pihaknya akan tetap mempersiapkan persediaan beras untuk e-Warong.

“Jadi, nanti beras Jaseng diberikan sekitar 10 kg per KPM. Kami berharap, kalaupun tidak semua, dari 53.000 KPM nah yang 25.000 KPM bisa disuplai oleh petani Kabupaten Serang,” tuturnya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here