Untuk Mahasiswa Berprestasi, Pemprov Banten Alokasikan Beasiswa Bidikmisi

Suasana kegiatan sekolah karakter dengan tema membangun pendidikan karakter dalam menyongsong evolusi industri 4.0 yang digelar Universitas Sultan Ageng Tirtayasa di salah satu hotel di Kota Serang, Rabu (27/3/2019).*

SERANG, (KB).- Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menginginkan masyarakat lebih banyak berkuliah, salah satu upayanya dengan kuota bidikmisi yang tersebar di seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. Untuk mendukung program Kemenristekdikti tersebut, Pemprov Banten pun turut mengalokasikan anggaran untuk beasiswa Bidikmisi.

Wakil Gubenur Banten Andika Hazrumy mengatakan, pihaknya menganggarkan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi yang kurang mampu secara ekonomi, melalui program beasiswa bidikmisi.

“Kami akan ajukan mulai diperubahan APBD, pada program bidikmisi untuk adik-adik yang kurang mampu di Provinsi Banten. Saya dan Pak Gubernur tentu sangat concern dengan persoalan pendidikan tinggi bagi warga Banten,” katanya usai menjadi pemateri pada acara bertajuk “Sekolah Karakter” yang diselenggarakan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Rabu (27/3/2019).

Ia mengatakan, dukungan pemerintah bagi perguruan tinggi di Banten, yakni pemberian dana hibah bagi pendirian Fakultas Kedokteran Untirta, yakni Rp 50 miliar pada 2018 menjadi Rp 100 miliar tahun ini.

“Kami memiliki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dengan adanya FK tersebut mudah-mudahan Banten bisa mencetak dokter-dokter. Untuk mendukung program pemerintah dalam bidang kesehatan,” katanya.

Meski begitu, Andika mengaku, pihaknya belum memastikan kuota penerima dan juga nilai beasiswanya, hanya memastikan pihaknya sangat berkepentingan agar hak mendapatkan pendidikan tinggi warga Banten bisa terpenuhi secara merata meski harus bertahap.

“Ke depan meski pendidikan tinggi merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui Kemenristekdikti, tapi kami pemprov akan selalu pada posisi siap membantu,” kata Andika.

Sementara itu, Direktorat Jenderal (Dirjen) Pembelajaran dan Kemahasiwaan Kemenristekdikti Ismunandar mengatakan kuota penerima Bidikmisi mengalami peningkatan menjadi 130 ribu orang, yang sebelumnya hanya 90 ribu.

“Kuota bidikmisi 130 ribu, mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya 90 ribu. Kita ingin banyak yang berkuliah, tapi kami ingin meningkatkan jumlah yang kuliah. Tahun ini pemerintah menggelontorkan RP. 4,3 teriliun,” kata Ismunandar kepada wartawan.

Ia mengatakan, kuota nasional meningkat tentu kuota di Banten juga akan meningkat. Seperti yang dikatakan pak wagub dari Banten juga akan alokasikan untuk program beasiswa. “Kami ikut senang, tidak hanya nasional tapi dari pemerintah daerah juga ikut andil,” katanya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here