Selasa, 11 Desember 2018
PEMILIK klub basket Cahaya Muda , Wawan Mulyana (tengah) memberi pengarahan kepada tim.*

Untuk Jadi Motivator, Cahaya Muda Datangkan Ketua PP Perbasi

CILEGON, (KB).- Klub bola basket asal Kota Cilegon Cahaya Muda (CM) akan kedatangan tamu istimewa, karena mereka akan menyambut Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi), Danny Kosasih. Kedatangan orang nomor satu di dunia bola basket Indonesia tersebut, untuk menjadi motivator seluruh pebasket Cahaya Muda.

Hal tersebut menjadi inisiasi dari pemilik klub Cayaha Muda, Wawan Mulyana yang berharap, pembinaan bola basket di klubnya lebih baik. Menurut dia, sepak terjang Danny di dunia olah raga bola basket tidak perlu diragukan, karena Danny sempat berkarier jadi pelatih selama 39 tahun. “Maka dari itu, Danny sangat cocok untuk memberikan motivasi kepada pebasket binaan Cahaya Muda demi meningkatkan kepercayaan diri mereka,” katanya.

Ia menuturkan, tidak ingin membina atlet hanya dengan berlatih saja. Ada beberapa aspek penunjang yang harus dilakukan, seperti uji coba dan motivasi. “Nah, beberapa waktu yang lalu, kami sudah melaksanakan coaching clinic yang menghadirkan para ahli di bidang bola basket, seperti pelatihan yang diberikan pelatih Hangtuah Sumatera Selatan yang merupakan salah satu kontestan IBL,” ujarnya.

Ia mengatakan, beberapa pebasket IBL lainya ikut memberikan pengetahuan dan pengalaman sparing kepada para pebasket yang ada di Cahaya Muda. Selain itu, beberapa peserta didiknya sering ikut serta dalam kegiatan coaching clinic dan short course baik itu teen NBA, JR NBA, Indonesian Basket Ball Academic, bahkan Basket Ball Camp yang diselenggarakan PP Perbasi. “Kini saatnya membina mental atlet. Ini harus diperhatikan loh. Mental atlet yang lemah bisa merusak segalanya dalam permainan. Oleh karena itu, kami butuh motivator,” ucapnya.

Ia menambahkan, jika sudah mendatangkan Ketum PP Perbasi sebagai motivator, langah berikutnya, adalah menyiapkan kurikulum untuk peserta didik dan juga upgrading untuk pelatih.
Ia menyampaikan, semua ini dilakukan semata-mata demi melahirkan banyak pebasket andal asal Kota Cilegon yang nantinya mampu berkiprah di ajang nasional maupun internasional. “Semoga, cita-cita dan harapan saya ini bisa terwujud,” tuturnya.

Bahkan, sejak Oktober 2005 mendirikan Cahaya Muda, klubnya tidak pernah mengandalkan dana APBD Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon. Mereka mendanai program pembinaan dari kocek pribadi, hanya mulai 2015 baru mengenakan iuran dari peserta, meski masih belum mencukupi kebutuhan latihan klub. Tak hanya itu, Cahaya Muda juga jadi satu-satunya klub yang mampu menandingi pembinaan di daerah Tangerang Raya. Di mana mereka memiliki semua kategori yang dibina. Baik kids, junior, senior, dan veteran, semuanya dibina dengan maksimal. (YA)***


Sekilas Info

Gagal Lolos Liga 1 Indonesia, Mimpi Persita Tertunda

BOGOR, (KB).- Mimpi masyarakat Kabupaten Tangerang sekaligus masyarakat Banten, untuk dapat menyaksikan klub daerahnya berlaga di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *