Untuk Investasi, Pemkot Serang Lirik Lahan Tidur

Subadri Usuludin, Wakil Wali Kota Serang.*

Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin memanggil seluruh pemilik lahan tidur di Kota Serang. Hal itu dilakukan agar lahan tersebut dapat segera dikelola untuk menjadi investasi, dan dapat menyerap tenaga kerja. Agar manfaatnya tidak hanya kepada pemilik, tapi juga bagi pemerintah serta masyarakat sekitar.

Mantan Ketua DPRD Kota Serang tersebut mengatakan, salah satu lahan tidur yang memiliki tempat strategis di Kota Serang berada di depan Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan samping kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanudin (SMH) Banten.

“Jadi mereka kami panggil untuk ditanya, lahan tidur mereka ini untuk apa, kenapa dibiarkan begitu saja. Seperti yang ada di Depan Untirta Pakupatan dan UIN Banten yang di Ciceri,” katanya, Kamis (28/11/2019).

Menurut dia, akan mubazir apabila lahan tersebut dibiarkan begitu saja tanpa dimanfaatkan. Sebab, lahan yang cukup besar itu dapat dijadikan salah satu objek investasi di Kota Serang.

“Misalnya, untuk pembangunan hotel. Kemudian, gudang atau investasi lainnya. Itu kan juga salah satu investasi di Kota Serang, dan kami sangat mendukung itu,” ucapnya.

Selain itu, ia mengatakan, dengan ditanamkan investasi pada lahan tersebut, bukan hanya dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang. Namun juga dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kota Serang.

“Dalam menanamkan investasi, juga harus memperhatikan keuntungan bagi masyarakat. Nah dengan adanya investasi ini, masyarakat sekitar juga bisa diserap sebagai tenaga kerjanya,” ujarnya.

Subadri juga mengatakan, beberapa calon investor yang ingin berinvestasi di Kota Serang enggan, karena pengurusan izin yang rumit dan berbelit. Sehingga, para investor enggan datang ke Kota Serang.

“Maka saya tegaskan, saat ini sudah tidak ada perizinan yang rumit. Jadi tidak perlu takut apabila memang mau investasi di Kota Serang,” ucapnya.

Sementara, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang Dulbarid mengatakan, saat ini Pemkot Serang sudah menggunakan aplikasi perizinan secara online, dan terintegrasi dengan pusat. Sehingga dalam mengurus perizinan tidak rumit dan repot.

“Dengan adanya aplikasi Online Single Submission ini, tentu para pemohon izin menjadi tidak perlu repot-repot datang ke kantor DPMPTSP. Karena, semua perizinan dapat dilakukan dari rumah,” ujarnya. (Rizki Putri/Yandri)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here