Untuk Fakultas Kedokteran Untirta, Pemprov Banten Hibahkan Rp 100 Miliar

SERANG, (KB).- Pemerintah Provinsi Banten akan menghibahkan Rp 100 miliar untuk membantu Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Banten Wahidin Halim, usai menghadiri penyerahan Surat Keputusan (SK) dari Menteri Riset Teknologi Perguruan Tinggi Negeri (Menristekdikti), di Auditorium Untirta, Jumat (10/5/2019).

”Kami sudah berikan Rp 50 miliar, jika perlu akan ditambah lagi menjadi Rp 100 miliar,” kata Wahidin kepada Kabar Banten.

Ia mengatakan, selain dapat beasiswa, lulusan dari Fakultas Kedokteran dapat diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Banten, sebagai bentuk kerja sama antara Pemprov dengan Untirta ke depan.

”Pemprov sangat menyambut baik berdirinya Fakultas Kedokteran Untirta, karena Banten sangat membutuhkan tenaga medis. Dan untuk masalah kesehatan Banten masih rendah,” katanya.

Sementara itu, Rektor Untirta Sholeh Hidayat berterima kasih berkat dukungan Gubernur Banten terhadap perkembangan Fakultas Kedokteran Untirta.

”Untuk uang sumbangan pembangunan berada di angka Rp 125 juta. Untuk penerimaan mahasiswa fakultas kedokteran, di awal akan menggunakan jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) dengan kuota 50 mahasiswa dari 8 kabupaten dan kota yang berada di Banten,” ucapnya.

Selain itu, ia mengapresiasi kepada lulusan terbaik dan tepat waktu yang berasal dari keluarga kekurangan ekonomi, agar mendapatkan bantuan pendidikan hingga selesai.

Ia mengatakan, tidak hanya penyerahan SK Fakultas Kedokteran dari Menristekdikti, juga ada penyerahan beasiswa bagi lulusan terbaik dari Fakultas Hukum yang berasal dari Jiput Kabupaten Pandeglang. Setelah diundang dan berminat melanjutkan studi program magister S2 ilmu hukum dan berkeinginan menjadi dosen.

“Mudah-mudahan ini menjadi bagian untuk memuliakan anak yang berasal dari keluarga terbatas kemampuan ekonominya, dan memotivasi bagi mahasiswa Untirta yang lain untuk berprestasi,” ujar Sholeh. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here