Senin, 22 Oktober 2018

Untirta Sediakan 3.500 Kursi Mahasiswa Baru

SERANG, (KB).- Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menyediakan sebanyak 3.500 kursi untuk calon mahasiswa baru pada tahun akademik 2018/2019. Ku0ta jumlah mahasiswa tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi melalui jalur seleksi nasional perguruan tinggi negeri (SNMPTN) dan mahasiwa yang lolos seleksi bersama perguruan tinggi negeri (SBMPTN).

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Untirta, Suherna mengatakan, jumlah kursi tahun ini masih sama dengan jumlah kursi tahun sebelumnya sebanyak 3.500 mahasiswa. Kuota terbatas disesuaikan dengan sarana dan prasarana yang tersedia di kampus.

“Sama dengan tahun kemarin. Kuota dilihat dari sarana dan prasarana serta ruang kelas yang tersedia. Kuota akan dibagi sesuai dengan jumlah proprosi, sebesar 30 persen SNMPTN dan 30 persen SBMPTN. 10 persen bisa dimasukkan ke SNPMTN dan SBMPTN,” katanya, saat ditemui di ruang kerja, Senin (15/1/2018).

Ia menuturkan, penerimaan mahasiswa baru bisa diikuti oleh seluruh sekolah SMA/SMK sederajat di wilayah Banten dan di luar Banten. Untuk bisa mengikutinya daftar daring terlebih dahulu. “Kami memiliki sekitar 15.000 mahasiwa. Kami perlu lulusan sarjana untuk mengisi lapangan pekerjaan.

Untuk seleksi masuk, kami lakukan juga dengan Rektor Untirta. Apalagi jika calon mahasiswa itu berprestasi di bidang tahfidz quran, selain itu juga, dia mengikuti lomba dari tingkat nasional, karena harus ada regenerasi di kampus yang kemarin sudah menginjak semester akhir jadi harus ada regenerasi,” ujarnya.

Kuota Panitia Pusat SNMPTN/SBMPTN, Ravik Karsidi mengatakan, alokasi kuota 2018/2019, yakni 30 persen untuk SNMPTN, 30 persen untuk SBMPTN, dan maksimal 30 persen untuk seleksi mandiri. Alokasi siswa 10 persen bisa dimasukkan ke SNMPTN atau SBMPTN.

“Tak kurang dari 85.000 calon mahasiwa akan berburu kursi di sebanyak 85 PTN. Ada dua model tes untuk SBMPTN, ujian tulis berbasis cetak, dan ujian tulis berbasis komputer. Untuk SNMPTN kepala sekolah, agar tidak memasukkan data palsu pangkalan data siswa dan sekolah (PDSS). Tugas kepala sekolah untuk memverifikasi data di PDSS,” ucapnya.

Jadwal lengkap SNMPTN 2018: pendaftaran daring (Kamis hingga Jumat, 5-27/4/2018), pelaksanaan tes (Selasa, 8/5/2018), ujian keterampilan (Rabu hingga Juma, 9-11/5/2018), dan hasil seleksi (Selasa, 3/7/2018). “Untuk seleksi jalur mandiri yang diselenggarakan masing-masing, nilai masih memungkinkan untuk dijadikan rujukan. Jalur mandiri ini bergantung kebijakan rektor masing-masing kampus,” tuturnya. (DE)***


Sekilas Info

Makna Zakat Alami Pergeseran

SERANG, (KB).- Akademisi di Southeast Asian Anthropology (SOAS) University of London Kostas Retsikas mengatakan pada banyak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *